Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Hati-Hati Gejala Diabetes

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 09 September 2021 | 21:45 WIB
Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Hati-Hati Gejala Diabetes
Ilustrasi diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

Suara.com - Bangun setiap 1 atau 2 kali di malam hari untuk minum air atau menggunakan toilet sangatlah wajar. Orang tanpa masalah kesehatan mendasar mungkin sangat mudah untuk tidur kembali. Tapi, berbeda dengan penderita diabetes.

Kebanyakan penderita diabetes bangun hampir setiap malam pada waktu yang sama, yakni sekitar jam 3 pagi. Mereka bukan terbangun jam 3 pagi karena suara bising atau hasrat ingin ke toilet, tetapi lonjakan kadar gula darah mendadak yang menyebabkan mereka bangun di malam hari.

Terbangun di malam hari pada penderita diabetes bisa disebabkan oleh dua kondisi, yakni efek somogyi dan fenomena fajar. Berikut ini dilansir dari Times of India, penjelasan dan perbedaan dari kedua efek tersebut.

1. Fenomena fajar

Tubuh kita menggunakan glukosa untuk menghasilkan energi dan bangun di pagi hari karena membutuhkan energi ekstra. Jadi, tubuh mulai menggunakan glukosa untuk mempersiapkan hari yang akan datang.

Pada waktu bersamaan, hati melepaskan glukosa ekstra dalam aliran darah karena hormon pertumbuhan, kortisol, dan katekolamin. Kondisi ini biasanya terjadi pada pagi hari sekitar jam 2 sampai jam 3 pagi untuk mempersiapkan tubuh terbangun pada hari itu.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Sementara itu, dosis obat diabetes yang diminum sehari sebelumnya mulai berkurang. Semua fenomena ini bersama-sama menyebabkan kenaikan kadar gula darah di pagi hari.

2. Efek somogyi

Penyebab kedua gula darah tinggi di pagi hari adalah efek Somogyi yang disebut juga hiperglikemia rebound. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah Anda turun terlalu rendah di tengah malam.

Karena itu, tubuh akan melepaskan hormon yang memaksa hati untuk melepaskan glukosa saat menahan tingkat gula darah yang sangat rendah guna menstabilkan jumlah glukosa dalam tubuh.

Tetapi pada penderita diabetes, hati melepaskan beberapa glukosa ekstra yang menyebabkan kadar gula darah tinggi di pagi hari.

Perbedaan utama antara keduanya adalah efek Somogyi menyebabkan hipoglikemia diikuti oleh hiperglikemia. Salah satu cara termudah untuk mengetahui lonjakan kadar gula darah akibat efek Somogyi adalah memeriksa kadar gula darah sebelum tidur dan setelah bangun tidur.

Jika kadar gula darah rendah di malam hari, itu karena efek Somogyi. Jika normal atau tinggi, bisa jadi karena fenomena fajar. Hal lain yang perlu diingat adalah efek Somogyi dapat terjadi sepanjang hari ketika tubuh Anda memiliki kadar gula darah yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Rutinitas Bangun Tidur yang Sangat Baik Bagi Kesehatan Fisik dan Mental, Gak Lama Kok!

6 Rutinitas Bangun Tidur yang Sangat Baik Bagi Kesehatan Fisik dan Mental, Gak Lama Kok!

Lifestyle | Senin, 06 September 2021 | 23:18 WIB

Begini Cara Deteksi Dini Kanker Prostat Agar Harapan Hidup Lebih Tinggi

Begini Cara Deteksi Dini Kanker Prostat Agar Harapan Hidup Lebih Tinggi

Health | Senin, 06 September 2021 | 21:12 WIB

5 Kesalahan Umum yang Dilakukan Bangun Tidur, Kerap Bikin Gak Mood Aktivitas

5 Kesalahan Umum yang Dilakukan Bangun Tidur, Kerap Bikin Gak Mood Aktivitas

Lifestyle | Selasa, 07 September 2021 | 06:55 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB