Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia: Ketahui Mitos dan Fakta Tentang Bunuh Diri

Jum'at, 10 September 2021 | 19:27 WIB
Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia: Ketahui Mitos dan Fakta Tentang Bunuh Diri
Ilustrasi Bunuh diri (Unsplash/Eva Blue)

Suara.com - Bunuh diri merupakan tindakan seseorang untuk mengakhiri hidup. Kondisi ini terjadi ketika seseorang mengalami fase berat dalam hidupnya, mulai dari depresi hingga trauma.

Bunuh diri bisa dilakukan orang berusia muda juga usia tua. Melansir dari Suicide Prevention, berikut mitos dan fakta tentang bunuh yang perlu Anda tahu.

1. Mitos: berbicara tentang bunuh diri mendorong mereka untuk bunuh diri
Faktanya, orang yang sering membicarakan tentang bunuh diri memberikan kesempatan mereka untuk berkomunikasi dengan orang lain. Sehingga, apa yang mereka alami bisa berkurang bebannya lewat curhat.

Langkah agar tidak terjadinya bunuh diri, yakni dengan mendukung dan mendengarkan semua perasaan mereka. Akan tetapi, jangan sampai membandingkan masalah masing-masing. Dengarkan saja perasaan mereka.

2. Mitos: orang yang berbicara tentang bunuh diri tidak pernah mencoba melakukannya
Fakta menyebutkan, orang yang membicarakan tentang bunuh diri bisa menjadi bentuk permohonan mereka untuk meminta bantuan. Mulai dari menemani mereka ke psikolog atau mendengarkan curhatan mereka. Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan bagi mereka yang membicarakan tentang bunuh diri:

  • Bantu mereka untuk menemukan konseling yang tepat.
  • Bicarakan dampak bahaya dari bunuh diri, dan jangan meremehkan mereka yang ingin bunuh diri.
  • Imbau untuk mengembangkan rencana keselamatan pribadi. Mulai dari menghabiskan waktu bersama orang lain, atau mendukung rencana masa depan mereka secara positif.

3. Mitos: percobaan bunuh diri terjadi ketika mereka memberikan tanda niatnya
Faktanya, mereka yang ingin bunuh diri cenderung menyembunyikan niat mereka. Bahkan mereka akan selalu tampil baik-baik saja di depan orang lain dengan cara menyembunyikan perasaan mereka. Ketahui tanda-tanda ini, jangan sampai mereka sendirian. Rangkul mereka agar mereka merasa berharga di dunia.

4. Mitos: bunuh diri tidak bisa dicegah
Faktanya, bunuh diri bisa dicegah dengan cara membantu mereka untuk mendapat konseling yang tepat, dan mendorong mereka untuk berbicara. Jika Anda memiliki teman yang ingin coba bunuh diri, tak ada salahnya untuk membantu mereka agar penanganan bunuh diri bisa dicegah.

Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Baca Juga: Miris! Ratusan Tentara Inggris yang Pernah Perang di Afghanistan Melakukan Bunuh Diri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI