10 Produk Perawatan dan Pembersih Rumah Tangga yang Bisa Sebabkan Kulit Bayi Iritasi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 13 September 2021 | 16:03 WIB
10 Produk Perawatan dan Pembersih Rumah Tangga yang Bisa Sebabkan Kulit Bayi Iritasi
Ilustrasi masalah pada kulit bayi. [Shutterstock]

Suara.com - Bayi masih memiliki kulit yang tipis dan sensitif. Tingkat keasaman atau pH pada kulit bayi juga masih netral. Sehingga belum berfungsi maksimal untuk melindungi kulit dari bakteri.

Oleh sebab itu, kulit bayi masih rentan terhadap ruam, eksim, dan iritasi. Terutama pemilihan produk perawatan kulit yang kurang tepat, ataupun bayi terpapar dengan produk pembersih lainnya, bisa memicu reaksi alergi, ruam, eksim, dan iritasi.

Untuk menjaga agar kulit bayi terawat dan bebas dari masalah penyakit, perhatikan kandungan beberapa produk yang digunakan. Kalau perlu konsultasikan dengan dokter bahan kimia apa saja yang berisiko bagi kulit bayi.

Dikutip dari situs resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), berikut sepuluh produk perawatan bayi dan rumah tangga yang rentan jadi pemicu alergi.

Sabun mandi

1. Sabun mandi
Beberapa sabun yang ada di pasaran diberi label aman untuk bayi. Namun cek lagi, apakah ada kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) atau Sodium Laureth Sulfate (SLES) sebagai bahan pembersih kulit dan  yang membuat sabun berbusa. Kedua bahan itu dapat mengakibatkan ruam kemerahan bahkan iritasi pada kulit bayi.  

Sebaiknya pilih sabun yang NON SLS maupun SLES. Selain itu perlu di cek apakah ada kandungan Formaldehyde. Zat tersebut merupakan salah satu pengawet yang bisa membuat kulit, mata, bahkan paru-paru anak terkena iritasi. 

Hati-hati bagi anak yang sensitif atau sudah memiliki masalah dengan eksim. Jauhkan zat Formaldehyde itu dari mereka, khususnya yang memiliki bakat asma dan alergi. Bakat-bakat penyakit itu dapat memicu peradangan pada kulit.

2. Sabun antibakteri
Klaim yang beredar seringkali disebutkan sabun antibakteri dianjurkan untuk melindungi kesehatan keluarga. Namun belum tentu cocok untuk bayi. Ada beberapa bahan tertentu, seperti triclosan yang dapat menyebabkan iritasi, terutama bagi bayi yang memiliki kulit sensitif. 

Selain itu sabun antibakteri cenderung membuat kulit menjadi kering, sehingga mudah terjadi iritasi atau alergi.   Oleh karena itu, sebaiknya sabun antibakteri hanya digunakan bila memang diperlukan, misalnya saat mengalami infeksi kulit.

baca juga

3. Sampo dan kondisioner

Ilustrasi anak memakai sampo (Shutterstock)
Ilustrasi anak memakai sampo (Shutterstock)

Ada beberapa kasus anak yang sensitif dengan produk sampo atau kondisioner tertentu. Ternyata beberapa ahli mencurigai beberapa zat seperti phthalates, formaldehyde, dan 1,4 dioxane sebagai penyebabnya, selain pewangi.

Untuk antisipasi hal tersebut, orangtua harus rajin membaca kembali label kandungannya. Baiknya memang memilih produk sampo dan kondisioner yang terbuat dari bahan-bahan alami dan bebas pewangi. Jangan lupa, baca tanggal kadaluwarsanya. Produk yang sudah kadaluwarsa juga penyebab datangnya alergi atau iritasi.

4. Losion dan krim
Ada banyak jenis kosmetik bayi yang beredar di pasaran, salah satunya adalah losion. Layaknya losion yang dipakai orang dewasa, losion bayi juga bertujuan untuk membuat kulit jadi lebih lembab dan halus. Namun, losion untuk bayi yang ditambahkan pewangi bisa menyebabkan ruam, apalagi bayi yang sudah punya masalah dengan alergi atau eksim.

Hal ini berlaku juga dengan krim. Yang membedakan antara losion dan krim hanyalah kandungan airnya, losion lebih banyak mengandung air. Itu sebabnya losion bertekstur lebih ringan dan encer. Untuk bahan dasarnya, umumnya keduanya sama.

5. Sunscreen
Idealnya sunscreen memang ditujukan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Namun ternyata ada beberapa kandungan dari sunscreen yang dapat menyebabkan kulit bayi iritasi, seperti PABA (Para AminoBenzoic Acid). 

Oleh karena itu, untuk melindungi kulit bayi dari iritasi, pilih sunscreen yang bebas PABA. Pilih sunscreen yang mengandung Titanium Dioxide atau Zinc Oxide untuk bayi dan anak.

Untuk anak usia di atas 6 bulan, pilih sunscreen yang bersifat broad spectrum atau mengandung SPF dan PA. Karena kandungan ini mampu melindungi kulit dari paparan UVA dan UVB. Rekomendasi minimun SPF 30 dan PA++. Sedangkan untuk bayi usia dibawah 6 bulan, gunakan baju lengan panjang, celana panjang, topi dan hindari pajanan matahari langsung.

6. Baby wipes

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Baby wipes atau tisu khusus bayi ini dipastikan selalu ada di tas bayi dan tas para orangtua Mudah dibawa dan mudah digunakan, ini menjadi alasan para orangtua memilih baby wipes untuk membersihkan kotoran atau bekas BAB/BAK anak. Dibalik kelebihan baby wipes, orangtua tetap perlu berhati-hati dengan kandungan di dalamnya.

Baby wipes yang mengandung alkohol dan pewangi sangat tidak direkomendasikan. Karena kedua kandungan itu bisa menyebabkan munculnya alergi atau bahkan iritasi.

Sebaiknya gunakan handuk kecil basah yang lembut untuk membersihkan bayi, daripada dengan baby wipes. Penggunaan handuk kecil pun tetap perlu diperhatikan. Pastikan simpan handuk basah di dalam kotak kedap udara agar terjaga kebersihannya.

7. Deterjen dan pelembut pakaian
Deterjen yang menawarkan aroma wangi, banyak busa, dan membuat pakaian lembut memang sangat menggoda. Tapi ternyata deterjen dengan tawaran tersebut justru mengandung  unsur kimia yang memicu reaksi alergi pada kulit bayi.

Pilih deterjen cair yang rendah busa, dibandingkan deterjen bubuk untuk meminimalisir tertinggalnya residu yang tertinggal pada pakaian.  Deterjen dengan soda api paling rendah dan bebas parfum juga perlu jadi pilihan agar bayi terhindar dari reaksi gatal atau alergi yang ditandai munculnya ruam.

Untuk bayi dengan kulit sensitif, sebaiknya tidak menggunakan pelembut pakaian atau deterjen 2in1 dengan pelembut pakaian. Pelembut pakaian biasanya mengandung pewangi seperti Limonene dan Benzyl acetate, pencetus iritasi pada kulit, mata, hidung, dan tenggorokan.

8. Obat pembunuh atau penghalau serangga

Pestisida. [Morning Chores]
Sebagai contoh

Jangan menyemprotkan obat pembunuh serangga di dekat bayi atau minimal berikan jeda selama 2 jam sebelum anak ada di ruangan tersebut. Sedangkan untuk obat penghalau serangga yang diaplikasikan di kulit, pastikan produk tidak mengandung DEET. 

Bahan kimia itu memiliki dampak alergi dan iritasi pada kulit bayi. Tapi untuk bayi berusia kurang dari dua bulan sebaiknya tidak menggunakan obat penghalau nyamuk yang diaplikasikan ke tubuh.

9. Cairan pembersih perabot rumah
Ada beberapa zat kimia yang terkandung dalan produk pembersih prrabot rumah, seperti Alkylphenol ethoxylates (APEs) dan zat amonia. Kedua bahan kimia itu bisa menyebabkan ruam dan iritasi pada kulit.

Anjuran beberapa pakar untuk membersihkan perabotan rumah secara alami bisa juga ditiru. Misalnya, menggunakan larutan air, baking soda, dan cuka. Tiga bahan itu terbilang aman untuk kesehatan dan terbukti bisa membersihkan perabotan rumah.

Decluttering atau membersihkan rumah besar-besaran. (Shutterstock)
Ilustrasi (Shutterstock)

10. Cairan pembersih lantai dan kamar mandi
Cairan pembersih lantai juga mengandung bahan kimia. Bagi kulit bayi dan anak, terutama mereka yang mempunyai bakat alergi atau sensitif, seringkali kontak dengan bahan pembersih yang tersisa di lantai atau kamar mandi yang dapat menyebabkan ruam, iritasi, hingga alergi.  

Oleh karena itu, pastikan saat mengepel lantai maupun membersihkan kamar mandi bahan-bahan tersebut telah dibilas dengan baik hingga tidak tersisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Selalu Harus Diobati, Begini Saran Dokter Saat Kulit Bayi Merah

Tidak Selalu Harus Diobati, Begini Saran Dokter Saat Kulit Bayi Merah

Health | Minggu, 05 September 2021 | 18:30 WIB

Ini Dia 5 Produk Wajib untuk Perawatan Kulit Bayi Baru Lahir

Ini Dia 5 Produk Wajib untuk Perawatan Kulit Bayi Baru Lahir

Health | Senin, 16 Agustus 2021 | 19:27 WIB

Ibu-ibu, Ada Diskon Khusus Produk Pembersih Rumah di Sini!

Ibu-ibu, Ada Diskon Khusus Produk Pembersih Rumah di Sini!

Lifestyle | Senin, 26 Juli 2021 | 15:52 WIB

Terkini

Apakah Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah Dipakai? Ini Penjelasan B

Apakah Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah Dipakai? Ini Penjelasan B

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 13:05 WIB

5 Pilihan Sunscreen Korea Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Terlindungi

5 Pilihan Sunscreen Korea Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Terlindungi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:00 WIB

Lim Yoona Perankan Ahli Forensik di Remake Korea Unnatural, Tayang 2027

Lim Yoona Perankan Ahli Forensik di Remake Korea Unnatural, Tayang 2027

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:58 WIB

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:54 WIB

Topan Dujuan Tewaskan 2 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Rumah di Jepang

Topan Dujuan Tewaskan 2 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Rumah di Jepang

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:53 WIB

Sisi Lain Anne of Green Gables: Benarkah Dunia Anne Tak Ramah Perempuan?

Sisi Lain Anne of Green Gables: Benarkah Dunia Anne Tak Ramah Perempuan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB

Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB

Kenapa HP Cepat Panas Saat Video Call? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa HP Cepat Panas Saat Video Call? Begini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 12:49 WIB

Harga Tiket Ed Sheeran Anjlok Setelah Macklemore Dikeluarkan dari Tur

Harga Tiket Ed Sheeran Anjlok Setelah Macklemore Dikeluarkan dari Tur

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:49 WIB

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 12:46 WIB

×