Seks Anal Memiliki Sejumlah Risiko, Ketahui Bahayanya bagi Kesehatan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 14 September 2021 | 10:58 WIB
Seks Anal Memiliki Sejumlah Risiko, Ketahui Bahayanya bagi Kesehatan
Ilustrasi memukul pantat anak. (Shutterstock)

Suara.com - Topik berhubungan seks anal belakangan menghebohkan publik. Hal ini dipicu oleh kasus ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik, yang dituding meminta paksa melakukan seks anal kepada perempuan yang mengaku istri sirinya, M.

Wanita berusia 34 tahun itu menuturkan ia dipaksa melakukan hubungan suami istri melalui anal karena sedang haid.

"Saya sudah bilang nggak mau, dia bilang nggak apa-apa. Katanya dalam agama, sebagian ulama menghalalkan dan mengharamkan. Tapi dia tetap memaksa," kata M dalam jumpa pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Seks anal sendiri merupakan aktivitas seksual dengan cara memasukkan penis, jari atau benda asing ke dalam anus.

Namun, ada potensi risiko atau bahaya dalam seks anal yang mungkin tidak ada dalam seks vaginal atau oral.

Ob-gyn Lauren F. Streicher, MD, direktur Pusat Pengobatan Seksual dan Menopause di Feinberg School of Medicine di Northwestern University, mengatakan ada beberapa risiko yang terkait dengan seks anal yang perlu diketahui wanita.

Ilustrasi bokong dan anus. (Shutterstock)
Ilustrasi bokong dan anus. (Shutterstock)

"Anus tidak dibuat untuk hubungan seksual. Ini seharusnya menjadi jalan satu arah,” kata Dr. Streicher, dikutip dari Health.

Di sisi lain, vagina memiliki lapisan tebal, elastis, seperti akordeon yang dirancang untuk meregang sehingga dapat mengakomodasi penis maupun jalan lahir bayi.

Pada anus, jaringan rektal lebih tipis dan tidak memiliki elastisitas yang sama, jadi ada kemungkinan lebih besar untuk robek, kata Dr. Streicher, penulis Sex Rx . Dan robekan meningkatkan peluang Anda tertular infeksi menular seksual.

Gonore rektal, klamidia dubur, dan HIV adalah semua risiko nyata terkait seks anal. Bahkan menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, "seks anal adalah perilaku seksual berisiko tertinggi untuk infeksi HIV."

Tetapi seks anal paling mungkin menularkan human papillomavirus (HPV) . "Sangat sedikit pria heteroseksual yang memiliki HIV, tetapi lebih dari separuh pria memiliki HPV," kata Dr. Streicher. HPV ini dapat menyebabkan kutil dubur dan kanker dubur.

Selain penyakit yang sudah disebutkan, seks anal tentunya dapat menimbulkan rasa sakit, pendarahan, dan inkontinensia tinja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhubungan Seks Lewat Anal, Ustaz Erick Yusuf: Dosa Besar!

Berhubungan Seks Lewat Anal, Ustaz Erick Yusuf: Dosa Besar!

Entertainment | Selasa, 14 September 2021 | 08:00 WIB

Terkuak! Ini Alasan Ayah Taqy Malik Nikahi Siri Mantan Model Majalah Dewasa

Terkuak! Ini Alasan Ayah Taqy Malik Nikahi Siri Mantan Model Majalah Dewasa

Jawa Tengah | Selasa, 14 September 2021 | 08:05 WIB

Ayah Taqy Malik Dirugikan Soal Penyimpangan Seks, Bakal Lapor Polisi?

Ayah Taqy Malik Dirugikan Soal Penyimpangan Seks, Bakal Lapor Polisi?

Entertainment | Senin, 13 September 2021 | 19:18 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB