Kemenkes Klaim Penanganan Covid-19 RI Salah Satu yang Terbaik Dunia

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 16 September 2021 | 10:24 WIB
Kemenkes Klaim Penanganan Covid-19 RI Salah Satu yang Terbaik Dunia
Petugas menyiapkan kamar yang akan digunakan sebagai ruang perawatan di Tower 8 Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC), Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Indonesia mengalami tren penurunan kasu Covid-19 selama beberapa minggu belakangan. Bahkan, angka kasus tercatat minus 58 persen dalam dua pekan kata pejabat Kementerian Kesehatan RI.

"Mengutip salah satu publikasi dari situs ourworld.org data dari John Hopkins University, data yang terakhir di-update pada tanggal 12 September kemarin menyatakan bahwa penanganan COVID-19 di Indonesia diapresiasi sebagai salah satu yang terbaik di dunia," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi seperti dikutip dari ANTARA.

Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini telah menunjukkan hasil yang cukup baik, terutama saat menurunkan angka kasus hingga minus 58 persen dalam kurun waktu dua pekan. Demikian kata Nadia.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Sementara itu, lanjut Nadia, angka konfirmasi kasus positif harian di Indonesia telah turun drastis dibandingkan periode kenaikan kasus sebelumnya.

"Pada 13 September 2021 kita bahkan sempat mencatatkan angka temuan kasus harian terendah sejak bulan Mei 2021 yaitu pada angka 2.577 orang," katanya.

Meski angka kasus harian sudah jauh menurun, kata Nadia, namun masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas yang tidak perlu dan menghindari kerumunan serta segera melakukan vaksinasi sesuai dengan jadwalnya.

"Tentunya kita tidak ingin lalai dan lengah sehingga kembali menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Kita juga terus melakukan upaya antisipasi agar tidak terjadi kecolongan masuknya varian baru COVID-19 dengan memperketat pengawasan pada pintu masuk Indonesia," katanya.

Menurut Nadia upaya antisipasi yang dilakukan salah satunya adalah kewajiban pelaku perjalanan luar negeri untuk melakukan tes PCR serta karantina selama delapan hari.

Pada masa karantina tersebut, kata Nadia, dilakukan lagi tes PCR kedua setelah hari ketujuh kedatangan untuk memastikan pelaku perjalanan luar negeri positif ataukah negatif dari COVID-19.

baca juga

"Kementerian Kesehatan mengimbau untuk semua pihak yang terkait dengan pengawasan di pintu masuk negara ini dapat berkoordinasi dengan baik dan memperketat penjagaan dan pengawasan demi melindungi masyarakat kita semua agar tidak terpapar dari virus COVID-19 varian baru yang lebih cepat penularannya dan tentunya lebih sulit pengendaliannya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat ASN di Pidie, Ini Sanksi Jika Tak Mau Divaksin Covid-19

Buat ASN di Pidie, Ini Sanksi Jika Tak Mau Divaksin Covid-19

Sumut | Kamis, 16 September 2021 | 10:16 WIB

792 Anak di Lampung Kehilangan Orang Tua karena Covid-19

792 Anak di Lampung Kehilangan Orang Tua karena Covid-19

Lampung | Kamis, 16 September 2021 | 10:11 WIB

Bertambah Lagi, Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kini jadi 543 Orang

Bertambah Lagi, Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kini jadi 543 Orang

News | Kamis, 16 September 2021 | 10:06 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×