Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak, Australia Percepat Program Vaksinasi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 20 September 2021 | 09:45 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak, Australia Percepat Program Vaksinasi
Ilustrasi Covid-19 di Australia. [ANTARA]

Suara.com - Update Covid-19 global mencatat adanya tambahan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 350.897 dalam waktu 24 jam terakhir. Selain itu jumlah kematian baru juga ikut bertambah sebanyak 5.748 jiwa. 

Dikutip dari laman Worldometers, hingga Senin (19/9) pukul 09.00 WIB, total kasus Covid-19 mencapai 229,28 juta kasus dengan kematian mencapai 4,7 juta.

Selama sepekan terakhir, rata-rata kasus positif di seluruh dunia sebenarnya telah turun secara rerata 12 persen. Demikian pula angka kematian yang turun enam persen dari dua pekan lalu.

Meski begitu, masih ada beberapa negara yang alami lonjakan kasus positif. Salah satunya Negara bagian Victoria di Australia.

Wilayah itu bahkan melaporkan kenaikan harian terbesar kasus Covid-19 tahun ini pada Senin (20/9). Sementara beberapa pembatasan telah dilonggarkan di Sydney, meskipun masih ada infeksi terus-menerus.

Penguncian ketat di Victoria akan berakhir jika 70 persen populasi orang dewasa di sana telah divaksinasi penuh. Pemerintah setempat menargetkan akan tercapai sekitar 26 Oktober. 

Pihak berwenang juga berencana akan mencapai 80 persen vaksinasi sebelum penyelenggaraan Piala Melbourne pada 2 November, pacuan kuda paling terkenal di Australia.

Sebanyak 567 kasus lokal baru telah terdeteksi di Victoria, mayoritas kasus ditemukan di ibu kota negara bagian Melbourne. 

Hampir setengah dari 25 juta orang Australia terkunci setelah varian Delta menyebar dengan cepat di Sydney dan Melbourne. Target nol kasus di Victoria dan New South Wales pun gagal tercapai. Sehingga pemerintah setempat beralih targetkan vaksinasi cepat untuk mengurangi pembatasan.

baca juga

Ketika peluncuran vaksin semakin cepat, beberapa pembatasan pertemuan dilonggarkan. Batas waktu untuk beraktivitas di luar ruangan dicabut, sementara yang divaksinasi lengkap dapat berkumpul di luar dalam kelompok lima orang.

Sekitar 82 persen populasi orang dewasa di New South Wales telah mendapatkan dosis pertama vaksin mereka, dibandingkan dengan 72 persen di Victoria, dan di atas rata-rata nasional sebesar 71 persen. Sekitar 47 persen dari populasi nasional telah divaksinasi lengkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank BJB Catat Kinerja Positif Pada Semester I 2021, Harga Saham BJBR Diprediksi Naik

Bank BJB Catat Kinerja Positif Pada Semester I 2021, Harga Saham BJBR Diprediksi Naik

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 09:10 WIB

Mulai 1 Oktober Pasien Covid Tak Ditanggung Kemenkes, Hoax atau Fakta? Cek Disini

Mulai 1 Oktober Pasien Covid Tak Ditanggung Kemenkes, Hoax atau Fakta? Cek Disini

Bekaci | Senin, 20 September 2021 | 09:05 WIB

UMKM Lebih Banyak Merugi Dibanding Untung Selama Pandemi COVID-19

UMKM Lebih Banyak Merugi Dibanding Untung Selama Pandemi COVID-19

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 08:25 WIB

Terkini

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42 WIB

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:39 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:12 WIB

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:09 WIB

×