Kembar Tertua Jepang Pecahkan Rekor di Dunia, Simak Rahasia Panjang Umurnya

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 21 September 2021 | 13:33 WIB
Kembar Tertua Jepang Pecahkan Rekor di Dunia, Simak Rahasia Panjang Umurnya
Ilustrasi lansia kenakan masker (Unsplash/Li Lin)

Suara.com - Guinness World Records mencatat sepasang saudara kembar tertua di dunia dari Jepang yang berusia 107 tahun. 

Melansir dari US News, Umeno Sumiyama dan Koume Kodama lahir sebagai anak ketiga dan keempat dari 11 bersaudara di pulau Shodoshima di Jepang barat pada 5 November 1913. Mereka menjadi pasangan kembar tertua di dunia. 

Sibuk dengan kehidupan mereka sendiri selama beberapa dekade, saudara kembar tersebut jarang bertemu sampai mereka berusia 70 tahun. Kemudian mereka mulai berziarah bersama ke beberapa kuil Shikoku dan senang terhubung kembali.

Sumiyama dan Kodama berusia 107 tahun lebih 300 hari pada 1 September, memecahkan rekor sebelumnya yang dibuat oleh saudara perempuan Jepang yang terkenal Kin Narita dan Gin Kanie pada 107 tahun dan 175 hari. 


Sekitar 29 persen  dari populasi jepang (125 juta jiwa) berusia 65 tahun ke atas. Sekitar 86.510 dari mereka adalah paruh baya di mana setengahnya berusia 100 tahun pada 2021 ini.

Jepang memang menjadi salah satu negara dengan harapan hidup yang tinggi. Tak heran banyak penelitian yang ingin mengungkapkan rahasia negara tersebut. Melansir dari Boldsky, berikut enam rahasia hidup sehat dan umur panjang ala Jepang, antara lain:

1. Kombinasi pengobatan modern dari Barat dan tradisional ala Jepang

Dalam mengonsumsi obat-obatan, Jepang tidak hanya mengandalkan obat-obatan kimia tapi juga mengombinasikannya dengan tumbuhan alami untuk menjaga kesehatannya. 

2. Asupan ikan tinggi

baca juga

Warga Jepang lebih tertarik untuk makan ikan ketimbang daging merah. 

Mengonsumsi ikan membuat tubuh mereka terpenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisi terbaik. Sementara makan daging merah bisa  mengandung banyak lemak jahat yang bisa memicu beragam penyakit dari kolesterol meningkat hingga serangan jantung.

3. Menjaga kebersihan

Masyarakat Jepang sangat menjaga kebersihan diri maupun lingkungannya. Bahkan setiap buku yang dipinjam di perpustakaan telah disterilisasi dengan teknik sinar UV untuk membunuh kuman penyebab berbagai penyakit.

4. Asupan sayur tinggi

Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]
Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]


Sayuran memang dikenal sehat mulai dari serat hingga vitamin.  Antioksidan yang terkandung dalam sayuran dipercaya dapat menangkal beragam penyakit salah satunya kanker.

5. Aktif bergerak

Orang Jepang terbiasa untuk jalan kaki di mana sikenal sangat baik untuk kesehatan. Selain itu, berbagai jenis olahraga yang familiar di negara tersebut adalah karate, yoga, dan sumo.

6. Pemeriksaan rutin

Tak menunggu sakit untuk datang ke dokter. Dalam hal ini orang Jepang sudah rutin ke dokter untuk pemeriksaan rutin bahkan ketika mereka merasa sehat sekalipun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Haru Anak Rawat Ibu yang Terkena Tumor Otak: Panjang Umur Kebaikan

Kisah Haru Anak Rawat Ibu yang Terkena Tumor Otak: Panjang Umur Kebaikan

News | Senin, 06 September 2021 | 14:05 WIB

Mau Perpanjang Umur, Yuk Perbanyak Aktivitas Berjalan Kaki

Mau Perpanjang Umur, Yuk Perbanyak Aktivitas Berjalan Kaki

Health | Minggu, 05 September 2021 | 11:37 WIB

Jangan Sembarangan! Ini 4 Cara Merawat Ikan Cupang yang Benar

Jangan Sembarangan! Ini 4 Cara Merawat Ikan Cupang yang Benar

Lifestyle | Jum'at, 03 September 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×