alexametrics

Kasus COVID-19 Naik Lagi, China Tutup Tempat Mahyong Hingga Bioskop

M. Reza Sulaiman
Kasus COVID-19 Naik Lagi, China Tutup Tempat Mahyong Hingga Bioskop
Ilustrasi Covid-19 di Hong Kong. (Dok. ANTARA)

Otoritas kesehatan China memerintahkan penutupan untuk tempat-tempat publik yang berada di ruang tertutup, untuk mencegah penularan kasus COVID-19.

Suara.com - Otoritas kesehatan China memerintahkan penutupan untuk tempat-tempat publik yang berada di ruang tertutup, untuk mencegah penularan kasus COVID-19.

Melansir ANTARA, penutupan meliputi tempat berkumpul dan rekreasi seperti tempat mahjong, bioskop, hingga spa.

Televisi pemerintah melaporkan penutupan sementara itu merupakan bagian dari pembatasan yang diberlakukan di kota tersebut setelah satu kasus penularan lokal ditemukan.

Kegiatan keagamaan juga ditangguhkan, atraksi wisata diminta beroperasi setengah kapasitas, dan kunjungan ke panti-panti wreda dilarang.

Baca Juga: Indonesia Kedatangan 5,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dan Sinopharm dari China

Ilustrasi permainan mahjong (Pixabay/iirliinnaa)
Ilustrasi permainan mahjong (Pixabay/iirliinnaa)

Pembatasan tersebut diberlakukan di tengah perayaan festival tengah bulan pada Selasa dan menjelang liburan Pekan Emas, yang dimulai pada 1 Oktober. Festival dan liburan tersebut biasanya mengundang kerumunan orang dan interaksi sosial.

Pada Selasa, China melaporkan 72 kasus terkonfirmasi baru, naik dari 49 kasus pada hari sebelumnya, dan klaster infeksi terbaru telah ditemukan di Provinsi Fujian.

Sejak akhir Juli, China berhasil mengendalikan sejumlah klaster yang sebagian besar disebabkan oleh varian Delta virus corona yang sangat menular.

Keberhasilan itu diraih berkat kesigapan mereka dalam penelusuran kontak dan mengunci daerah yang dianggap berisiko tinggi meskipun hanya sedikit kasus dilaporkan.

Di kota-kota dengan kasus infeksi terbanyak, pengetesan COVID-19 dilakukan secara besar-besaran dan pembatasan perjalanan diberlakukan. [ANTARA]

Baca Juga: Raksasa Properti China Terancam Bangkrut, Harga Emas Dunia Terdorong Menguat

Komentar