Tunda Gejala dan Kurangi Risiko Alzheimer, 5 Asupan Berikut Bisa Membantu

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 16:47 WIB
Tunda Gejala dan Kurangi Risiko Alzheimer, 5 Asupan Berikut Bisa Membantu
Ilustrasi Lansia Olahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit Alzheimer umumnya dimulai dengan kelupaan sederhana sehingga sering diremehkan. Namun seiring berjalannya waktu, Alzheimer bisa menciptakan lebih banyak kekacauan di mana memengaruhi daya ingat secara signifikan. 

Melansir dari Healthshots, untungnya ada beberapa cara untuk menunda atau menurunkan risiko penyakit Alzheimer. Dalam hal ini, pola makan yang sehat bisa menurunkan risiko hingga 40 persen. 

Berikut lima asupan yang bisa membantu menunda atau menurunkan risiko Alzheimer, antara lain:

1. Pola makan MIND

Diet MIND akan menunda penyakit neurodegeneratif dan memperlambat penurunan kognitif. Makanan yang perlu Anda masukan dalam diet ini adalah biji-bijian, sayuran berdaun hijau tua, kacang-kacangan, biji-bijian, bir, unggas, makanan laut, dan minyak zaitun. 

2. Asam lemak omega-3

Tingkat DHA yang tinggi diperlukan untuk perkembangan otak yang normal. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi ikan berlemak. 

Selain itu, asam lemak omega-3 dari kacang kenari, biji rami, dan minyak zaitun melawan peradangan yang dapat berkontribusi pada penumpukan protein di otak.

Ilustrasi Lansia sehat (Shutterstock)
Ilustrasi Lansia sehat (Shutterstock)


3. Makanan kaya vitamin C dan E 

Reaksi kimia berbahaya di otak adalah radikal bebas, molekul tidak stabil yang merusak sel dan mempercepat penurunan mental. 

Makanan yang mengandung antioksidan membantu menetralisir radikal bebas tersebut. Makan banyak makanan yang kaya vitamin C (seperti jeruk, brokoli, dan stroberi) dan vitamin E (seperti minyak zaitun dan almond) dapat membantu mengurangi risiko terkena Alzheimer.

4. Makanan dan minuman tinggi flavonoid

Apel, blueberry, cranberry, dan jeruk bali terutama merupakan buah yang kaya akan flavonoid. Sayuran yang mengandung flavonoid termasuk kubis Brussel, kubis, bawang putih, kacang merah, bawang bombay, kacang polong, dan bayam.

5. Makanan tinggi folat

Kekurangan vitamin B tertentu, terutama folat dapat menyulitkan untuk melakukan beberapa tugas kognitif. Asam amino ini merusak fungsi otak dan secara drastis yang dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer (juga penyakit jantung) pada seseorang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Kesehatan Otak, Studi Sarankan untuk Terapkan Diet MIND

Jaga Kesehatan Otak, Studi Sarankan untuk Terapkan Diet MIND

Health | Rabu, 22 September 2021 | 13:24 WIB

Coba 4 Pilihan Olahraga Ini Saat Diserang Stres

Coba 4 Pilihan Olahraga Ini Saat Diserang Stres

Batam | Rabu, 22 September 2021 | 09:00 WIB

Viral Kisah Perempuan Jadi Miliader tapi Dulu Makan Sisa Makanan Kucing

Viral Kisah Perempuan Jadi Miliader tapi Dulu Makan Sisa Makanan Kucing

Batam | Rabu, 22 September 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB