Hits: Kebiasaan yang Picu Pendarahan Otak, Tukul Arwana Jalani Proses Fisioterapi

Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 26 September 2021 | 18:37 WIB
Hits: Kebiasaan yang Picu Pendarahan Otak, Tukul Arwana Jalani Proses Fisioterapi
Aktivitas terbaru Tukul Arwana sebelum dilarikan ke rumah sakit. (Instagram/tukul.arwanaofficial)

Suara.com - Siapa sangka, beberapa kebiasaan berikut ternyata bisa memicu masalah kesehatan seperti pendarahan otak. Pendarahan otak sendiri menjadi sorotan setelah komedian Tukul Arwana menderita sakit tersebut secara tiba-tiba. Kira-kira, apa saja kebiasaan yang dimaksud?

Bicara tentang kondisi Tukul Arwana, kabarnya Tukul akan menjalani proses pemulihan lewat metode fisioterapi.Bagaimana prosesnya ya?

Berita mengenai kebiasaan yang memicu masalah pendarahan otak serta kabar tentang Tukul menjali proses fisioterapi masuk dalam daftar berita kanal Health paling populer berikut ini.

1. Mengejan hingga Berhubungan Seks, Kenali 5 Kebiasaan yang Bisa Picu Pendarahan Otak!

Ilustrasi buang air besar, mengejan (Unsplash/Giorgio Trovato)
Ilustrasi buang air besar, mengejan (Unsplash/Giorgio Trovato)

Saat ini, pelawak Tukul Arwana masih menjalani perawatan medis di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur karena pendarahan otak.

Dikutip Medicine Net, pendarahan otak masuk dalam salah satu bentuk stroke yang penyebabnya bisa karena tekanan darah tinggi, pembuluh darah bocor atau anurisma, penyalahgunaan obat hingga trauma.

Baca selengkapnya

2. Tukul Arwana akan Jalani Fisioterapi, Begini Proses Perawatannya!

Tukul Arwana (Ismail/Suara.com)
Tukul Arwana (Ismail/Suara.com)

Kondisi Tukul Arwana sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan setelah menjalani operasi pendarahan otak. Tetapi, ia harus melakukan fisioterapi selama masa penyembuhannya.

Hal ini disampaikan oleh manajer Tukul Arwan, Rizky Kimun ketika ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur , Sabtu (25/9/2021).

Baca selengkapnya

3. IDI Papua Siapkan Pendampingan Pemulihan Fisik dan Psikis untuk Nakes Korban Penyerangan

Ilustrasi tenaga kesehatan. (Shutterstock)
Ilustrasi tenaga kesehatan. (Shutterstock)

Ikatan Dokter Indonesia atau IDI wilayah Papua telah menyiapkan pendampingan untuk pemulihan fisik dan psikis tenaga kesehatan korban penyerangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IDI Papua, dr Donald Aronggear, SpB(K) melalui siaran tertulis yang diterima oleh Suara.com, Minggu (26/9/2021). Berikut ini adalah point lengkap pernyataan IDI Papua.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Kondisi Terakhir Tukul Arwana, Sudah Bisa Respons Lewat Tangan

Begini Kondisi Terakhir Tukul Arwana, Sudah Bisa Respons Lewat Tangan

Jatim | Minggu, 26 September 2021 | 17:03 WIB

7 Potret Kedekatan Tukul Arwana dan Ega Prayudi, Setia Dampingi Ayah

7 Potret Kedekatan Tukul Arwana dan Ega Prayudi, Setia Dampingi Ayah

Entertainment | Minggu, 26 September 2021 | 15:46 WIB

Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Tukul Arwana Alami Pendarahan Otak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Surakarta | Minggu, 26 September 2021 | 11:58 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB