Peneliti: Nasal Vitamin A Mungkin Bisa Kembalikan Penciuman Usai Covid-19

Arendya Nariswari | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 06:30 WIB
Peneliti: Nasal Vitamin A Mungkin Bisa Kembalikan Penciuman Usai Covid-19
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

Suara.com - Orang yang kehilangan indra penciumannya setelah infeksi Covid-19 bisa mendapatkan penciumannya kembali dengan obat tetes vitamin A. Hal ini dinyatakan dalam penelitian dari Inggris. 

Melansir dari Times of India, Anosmia atau kehilangan penciuman memang menjadi gejala umum Covid-19. Sayangnya kondisi ini bisa menjadi gejala jangka panjang atau Long Covid. 

Setidaknya hampir 5 persen pasien Covid-19 tidak pulih dari indra penciumannya satu tahun setelah terinfeksi.

Tim penelitian dari University of East Anglia menjalankan uji coba selama 12 minggu. Mereka mengobati orang yang terinfeksi yang kehilangan penciumannya dengan obat tetes hidung yang mengandung nutrisi, khusunya vitamin A. 

Penelitian ini didasarkan pada penelitian di Jerman yang menunjukkan manfaat potensial dari vitamin tersebut. Studi baru ini akan mengeksplorasi bagaimana pengobatan ini bekerja untuk membantu memperbaiki jaringan di hidung yang rusak oleh virus.

Tim peneliti berharap pengobatan nasal hidung suatu hari nanti dapat membantu meningkatkan kehidupan jutaan orang di seluruh dunia yang menderita kehilangan penciuman, dengan mengembalikan indra kelima mereka. Uji coba akan mulai merekrut peserta pada bulan Desember.

Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

Vitamin A membantu mendukung sistem kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan kulit dan lapisan bagian tubuh seperti hidung. Namun, terlalu banyak vitamin A dalam makanan bisa berbahaya dan merusak kesehatan tulang Anda di kemudian hari.

Pada bulan Juni, sebuah penelitian yang dipimpin oleh para peneliti dari University Hospitals of Strasbourg di Prancis menunjukkan bahwa anosmia terkait Covid-19 bisa memakan waktu hingga satu tahun untuk kembali.

Studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open ini mencatat bahwa pasien Covid-19 tidak mendapatkan kembali indra penciumannya sama sekali dalam periode itu, tanpa kerangka waktu kapan atau apakah itu akan kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 151 Pasien, Akumulasi Positif COVID-19 di Jakarta Capai 857.916 Orang

Tambah 151 Pasien, Akumulasi Positif COVID-19 di Jakarta Capai 857.916 Orang

News | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 19:34 WIB

Kocak Parah Video Suami Takut Vaksin Covid-19 dan Berita Terpopuler Lainnya

Kocak Parah Video Suami Takut Vaksin Covid-19 dan Berita Terpopuler Lainnya

Health | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 19:23 WIB

Studi Inggris: Vaksin COVID-19 dan Vaksin Flu Aman Disuntik Bersamaan

Studi Inggris: Vaksin COVID-19 dan Vaksin Flu Aman Disuntik Bersamaan

Health | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 19:23 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB