Infeksi Covid-19 Dapat Menyebabkan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Tubuh

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 04 Oktober 2021 | 12:34 WIB
Infeksi Covid-19 Dapat Menyebabkan Peningkatan Kadar Gula Darah Pada Tubuh
Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Suara.com - Covid-19 dapat menyebabkan kadar gula dalam darah melonjak hingga memperparah penyakit yang diderita. Menurut sebuah studi baru yang dikutip Suara.com dari India.com, Senin (4/10/2021), infeksi Covid-19 dapat memicu masalah hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi.

Masalah ini dapat memperparah penyakit yang diderita hingga menyebabkan kematian pada banyak pasien.

Hiperglikemia merupakan salah satu gejala diabetes, yang dikaitkan dengan peradangan dan melemahnya kekebalan tubuh terhadap infeksi dan ditetapkan sebagai faktor risiko signifikan keparahan Covid-19.

Namun kini peneliti telah menemukan bukti bahwa Covid-19 dikaitkan dengan hiperglikemia bahkan pada pasien yang tidak memiliki riwayat diabetes.

Lewat studi yang dilaporkan dalam jurnal Cell Metabolism, peneliti menemukan bahwa infeksi mematikan menginduksi hiperglikemia dengan mengganggu produksi sel lemak adiponektin, hormon yang diproduksi oleh sel lemak, yang biasanya memberikan efek perlindungan terhadap diabetes dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

"Kami biasanya tidak berpikir bahwa sel lemak sangat aktif, tetapi sebenarnya mereka mensintesis banyak protein pelindung untuk tubuh, dan tampaknya SARS-CoV-2 dapat menonaktifkan perlindungan itu pada banyak pasien," kata Associate Professor Kedokteran dan ahli jnatung di New York, James Lo.

Untuk penelitian ini, tim melakukan analisis catatan terhadap 3.854 pasien yang dirawat karena Covid-19 di rumah sakit dalam beberapa bulan pertama pandemi di Amerika Serikat.

Mereka menemukan bahwa proporsi yang sangat tinggi (49,7 persen) dari pasien mengalami hiperglikemia atau mengembangkan masalah tersebut selama dirawat di rumah sakit.

Dibandingkan dengan pasien dengan kadar gula darah normal, pasien dengan hiperglikemia sembilan kali lebih mungkin mengalami disfungsi paru-paru parah (acute respiratory distress syndrome, atau ARDS), 15 kali lebih berisiko diberi ventilator mekanis, dan tiga kali lebih mungkin meninggal dunia.

Tes lebih lanjut juga mengungkapkan bahwa pasien Covid-19 mengalami penurunan kadar adiponektin darah yang parah.

Hiperglikemia juga terjadi pada pasien dengan influenza berat atau pneumonia yang disebabkan bakteri, akibat hilanya sel beta yang memproduksi insulin, hormon utama yang mengatur kadar gula darah.

"Hiperglikemia pada pasien Covid-19 disebabkan oleh resistensi insulin, di mana insulin hadir tetapi jaringan yang biasanya bekerja tidak lagi sensitif." kata penulis pertama Moritz Reiterer.

"Pasien dengan obesitas, misalnya, mungkin lebih rentan Covid-19 karena mereka sudah memiliki beberapa tingkat resistensi insulin dan disfungsi sel lemak, dan mungkin sel lemak mereka lebih rentan terhadap infeksi," tambah Lo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Klaim Token Listrik Gratis Oktober 2021 di Aplikasi PLN Mobile

Cara Klaim Token Listrik Gratis Oktober 2021 di Aplikasi PLN Mobile

Bogor | Senin, 04 Oktober 2021 | 12:21 WIB

Alami Demam Tinggi, Yoo Teo Dikonfirmasi Positif Covid-19

Alami Demam Tinggi, Yoo Teo Dikonfirmasi Positif Covid-19

Entertainment | Senin, 04 Oktober 2021 | 11:48 WIB

Takut Terpapar Covid, Ortu Murid Sempat Tak Izinkan Anaknya Ikut PTM Terbatas di Jakarta

Takut Terpapar Covid, Ortu Murid Sempat Tak Izinkan Anaknya Ikut PTM Terbatas di Jakarta

News | Senin, 04 Oktober 2021 | 11:41 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB