Waspada Kadar Gula Melonjak setelah Makan, Begini 4 Cara Menurunkannya

Kamis, 07 Oktober 2021 | 10:46 WIB
Waspada Kadar Gula Melonjak setelah Makan, Begini 4 Cara Menurunkannya
Ilustrasi jalan kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Kadar gula darah dapat berubah sepanjang hari, tetapi menjaganya agar tetap normal merupakan kunci pentingnya. Masing-masing orang juga memiliki kadar gula darah yang berbeda.

Berdasarkan National Institute for Clinical Excellence (NICE), kadar gula sebelum makan harus 4,0 hingga 5,9 mmol/L. Tetapi kisaran ini berbeda pada penderita diabates, yang bisa mencapai 4 hingga 7 mmol/L.

Bagi orang tanpa menderita diabetes, kadar gula setelah makan harus di bawah 7,8 mmol/L, sementara penderita diabetes tipe 2 harus di bawah 8,5 mmol/L dan untuk penderita diabetes tipe 1 harus 5 sampai 9 mmol/L.

Tetapi jika Anda bukan penderita diabetes dan kadarnya gula darah berada dalam kisaran tinggi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkannya.

Berikut beberapa hal yang dapat menurunkan kadar gula darah, dilansir The Sun.

Ilustrasi kadar gula darah. (Shutterstock)
Ilustrasi kadar gula darah. (Shutterstock)

1. Jus buah delima

Sebuah penelitian menemukan bahwa minum jus delima dapat menurunkan kadar gula darah dalam 15 menit. Peserta studi ini adalah orang sehat bukan penderita diabetes.

2. Berjalan-jalan

Terapis nutrisi di Opttibac Probiotics, Kerry Beeson, mengatakan cara sederhana dan gratis untuk menurunkan kadar gula darah adalah dengan berjalan-jalan.

Baca Juga: Awas! Sakit Gigi Bisa Berujung Pada Penyakit Diabetes, Ini Penjelasannya

"Menggerakkan otot dapat merangsang penyerapan glukosa dari aliran darah. Pada akhirnya akan menurunkan kadarnya. Cobalah berjalan kaki seusai makan untuk mencegah lonjakan gula darah yang sering dialami setelah makan," tutur Beeson.

3. Menghilangkan stres

Bagi orang yang tidak suka berjalan-jalan, dapat melakukan kegiatan lain yang juga dapat menghilangkan stres. Misalnya, yoga.

Menurutnya, yoga terbukti bisa menurunkan kadar gula darah.

"Ada hubungan yang rumit antara stres dan gula darah. Tetapi berlatih meditasi dan memerhatikan menu makan telah terbukti dapat menjaga keseimbangan gula darah dalam beberapa penelitian," sambung Beeson.

4. Membatasi asupan gula

Banyak makanan yang sebenarnya tinggi gula tanpa kita sadari. Ahli gizi Dr Carrie Ruxton mengatakan bahwa kita dapat mengelola gula darah dengan membatasi karbohidrat cepat serap seperti minuman manis, nasi putih, gula buatan, dan roti putih.

Alih-alih makan makanan tersebut, konsumsi lebih banyak protein atau makanan kaya serat untuk memperlambat laju penyerapan karbohidrat dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI