Update Covid-19 Global: Amankan Stok, Malaysia Pesan 150 Ribu Obat Covid-19 Molnupiravir

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 10:29 WIB
Update Covid-19 Global: Amankan Stok, Malaysia Pesan 150 Ribu Obat Covid-19 Molnupiravir
Ilustrasi Molnupiravir. [Handout/Merck & Co,Inc./AFP]

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini kasus kematian baru bertambah 7.884 jiwa. Alhasil obat Covid-19 terus dicari seperti obat Molnupiravir yang jadi harapan baru bagi Malaysia yang sudah memesan pil antivirus tersebut.

Obat Covid-19 seperti Molnupiravir juga jadi harapan baru seiring kasus baru hari ini menurut data Worldometers, Jumat (8/10/2021) yang mencapai 459 ribu orang. Sehingga total 237,5 juta warga dunia pernah terinfeksi Covid-19, dengan kematian tembus 4,8 juta korban jiwa.

Tidak hanya itu saat ini masih ada 18 juta kasus aktif, atau jumlah orang yang bisa menularkan virus, dengan rincian 17,9 juta bergejala ringan dan sedang, sisanya 84.213 orang dalam kondisi serius atau kritis.

Mengutip Channel News Asia, Malaysia dipastikan sudah memesan 150.000 pil antiviurs Monupiravir buatan produsen obat AS Merck pada Kamis, 7 Oktober 2021 kemarin.

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengakui sudah menandatangani surat perjanjian pembelian obat tersebut.

"Keputusan ini dibuat saat kami bersiap mengubah fase pandemi menjadi endemik, yaitu kondisi di mana kami bisa hidup berdampingan dengan virus, dengan menambahkan perawatan inovatif baru sebagai senjata untuk melawan Covid-19. Tentunya selain vaksinasi dan tindakan kesehatan di masyarakat lainnya," tutur Khairy.

Malaysia jadi salah satu dari sederet negara di Asia yang mengamankan pasokan. Padahal obat ini masih dalam fase uji klinis, yang belum mendapat persetujuan BPOM AS atau FDA.

Meski begitu obat yang diprediksi jadi antivirus oral pertama siap minum untuk Covid-19 ini, diklaim berdasarkan hasil penelitian sementara mampu mengurangi 50 persen atau setengah tingkat keparahan akibat Covia-19, dan bisa menurunkan risiko dirawat di rumah sakit atau risiko kematian.

Menurut catatan jumlah permintaan tertinggi obat antivirus Molnupiravir datang dari kawasan Asia, yaitu Korea Selatan, Singapura, dan Australia. Sedangkan untuk Taiwan dan Thailand sedang dalam tahap pembicaraan dengan Merck.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pil Molnupiravir Obat COVID-19, Ini Kata Jubir Satgas Wiku

Pil Molnupiravir Obat COVID-19, Ini Kata Jubir Satgas Wiku

Lampung | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 09:41 WIB

Obat Covid-19 Mulai Bermunculan, Satgas Sebut Semua Jenis Pengobatan Wajib Uji Klinis

Obat Covid-19 Mulai Bermunculan, Satgas Sebut Semua Jenis Pengobatan Wajib Uji Klinis

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 04:05 WIB

7 Potret Intan Najuwa, Artis Malaysia yang Dihujat Gegara Pakai Rok Mini dan Crop Top

7 Potret Intan Najuwa, Artis Malaysia yang Dihujat Gegara Pakai Rok Mini dan Crop Top

Entertainment | Kamis, 07 Oktober 2021 | 19:27 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×