Awas! Sering Makan Gorengan Bisa Berisiko Penyakit Jantung

Bimo Aria Fundrika | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:10 WIB
Awas! Sering Makan Gorengan Bisa Berisiko Penyakit Jantung
Ilustrasi Gorengan. (bandungkita.id)

Suara.com - Orang Indonesia terkenal dengan kegemarannya mengonsumsi gorengan. Tida hanya karena teksturnya yang renyah dan rasanya yang lezat, tetapi menggoreng juga merupakan cara memasak yang mudah dan praktis. 

Namun juga sudah menjadi pengetahuan umum bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan yang digoreng dapat berdampak buruk bagi kesehatan. 

Hal tersebut kata Ketua Terpilih Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, Dr. Radityo Prakoso, Sp. JP(K) tidak hanya meningkatkan risiko obesitas dan penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung, tetapi juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

"Faktor risiko jantung dapat dibedakan menjadi dua, yakni yang tidak dapat dimodifikasi (riwayat keluarga, usia, dan jenis kelamin) dan dapat dimodifikasi," kata dia dalam jumpa pers Philips Essential Airfryer Kamis (7/10/2021).

Dapat dimodifikasi, lanjut Dr. Radityo, busa dilihat dari kebiasaan atau pola hidup sehari-hari. Salah satunya adalah diet yang tidak sehat, makanan yang mengandung lemak tinggi seperti gorengan, hingga kebiasaan mengolah masakan terlalu lama seperti masakan bersantan.

Untuk itu, ia pun menyarankan pentingnya untuk memperhatikan asupan atau konsumsi lemak, yaitu maksimum 67g minyak, atau setara 5 sendok makan per hari.  

Untuk membantu masyarakat Indonesia melakukan pencegahan dan pengurangan faktor risiko penyakit kronis, Philips Domestic Appliances memperkenalkan Philips Essential Airfryer HD9252 yang multifungsi. 

Airfryer digital ini memungkinkan untuk menggoreng makanan dengan sehat menggunakan udara panas, bukan minyak. Selain untuk menggoreng, Airfryer ini juga dapat digunakan untuk membuat kue, membakar, memanggang, dan bahkan memanaskan ulang dengan hingga 90 persen lebih sedikit lemak.

Hal ini, kata Danny Herdany Hadhyan, Presiden Direktur, PT Philips Domestic Appliances Indonesia Commercial dikarenakan Philips Essential AirFryer memiliki teknologi Rapid Air dengan desain seperti bintang laut di bagian bawah keranjang penggorengan, memastikan udara panas bersirkulasi dengan mudah.

"Makan sehat bukan berarti kita tidak dapat menikmati makanan lezat yang kita sukai, dan Essential Airfryer memungkinkan kita membuat versi sehat dari resep favorit kita, tanpa mengurangi rasa," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendiang Gunawan Maryanto Punya Kebiasaan Telat Makan, Ketahui Dampaknya pada Kesehatan!

Mendiang Gunawan Maryanto Punya Kebiasaan Telat Makan, Ketahui Dampaknya pada Kesehatan!

Health | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 08:38 WIB

Duh! Punya Penyakit Jantung Bocor, Bocah di Sukoharjo Ini Tak Bisa Berobat, Ini Sebabnya

Duh! Punya Penyakit Jantung Bocor, Bocah di Sukoharjo Ini Tak Bisa Berobat, Ini Sebabnya

Surakarta | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 06:45 WIB

Bungkus Gorengan Ini Bikin Heboh, Warganet: Pantesan Gue Pengangguran

Bungkus Gorengan Ini Bikin Heboh, Warganet: Pantesan Gue Pengangguran

Kalbar | Kamis, 07 Oktober 2021 | 17:02 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB