alexametrics

Hindari 4 Kebiasaan Buruk Ini saat Pakai Pakaian Dalam, Begini Dampaknya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Hindari 4 Kebiasaan Buruk Ini saat Pakai Pakaian Dalam, Begini Dampaknya!
Ilustrasi pakaian dalam. (Shutterstock)

Ada beberapa kebiasaan buruk memakai pakaian dalam yang bisa berdampak pada masalah kesehatan organ intim.

Suara.com - Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan masalah kesehatan pada organ intim, salah satunya kesalahan pemakaian pakaian dalam.

Para ahli di The Derm Review, platform perawatan kulit menyoroti kesalahan penggunaan pakaian dalam yang bisa membuat Anda berisiko terkena bakteri berbahaya, iritasi kulit dan lainnya.

Jika Anda mengalami infeksi berulang pada organ intim atau gejala infeksi menular seksual (IMS), segera temui dokter untuk memastikan masalah kesehatan Anda.

Berikut ini dilansir dari The Sun, kesalahan penggunaan pakaian dalam yang bisa menyebabkan masalah kesehatan pada organ intim.

Baca Juga: Peneliti Pakai Air Liur untuk Deteksi Infeksi Virus Corona Covid-19 pada Anak

Ilustrasi pakaian dalam, celana dalam (shutterstock)
Ilustrasi pakaian dalam, celana dalam (shutterstock)

1. Tidak mencuci pakaian dalam baru

Menurut survei terhadap 1.061 orang oleh The Derm Review, kebanyakan orang tidak mencuci celana dalam baru sebelum memakainya. Padahal tidak mencuci pakaian dalam bisa membahayakan kesehatan organ intim. Ahli biokimia perawatan kulit, Elle Macleman menyarankan semua orang untuk selalu mencuci pakaian dalam terlebih dahulu, karena banyak kuman mengintai.

Elle mengatakan tidak mencuci pakaian dalam baru berpotensi berdampak serius pada kesehatan kulit, termasuk dermatitis kontak dan iritan, vulvitis atau pembengkakan vulva, dan infeksi jamur atau bakteri lainnya.

"Jika menyangkut pakaian dalam, iritasi kimia, kontaminasi jamur dan bakteri adalah kemungkinan yang nyata," kata Elle.

2. Tidak mencuci bra baru

Baca Juga: Gejala Radang Amandel dan Virus Corona Covid-19 Mirip, Ini Cara Membedakannya!

Sebagian besar wanita tidak mau repot mencuci bra baru sebelum memakainya. Terutama, mereka yang berusia di bawah 35 tahun yang lebih sering tidak mencuci bra baru sebelum dipakai.

Elle mengatakan tidak mencuci bra baru bisa membuat konsumen terkena sejumlah masalah kesehatan, seperti staphylococcus dan infeksi jamur. Dalam hal ini, ibu menyusui harus sangat teliti dalam mencuci bra, karena bisa meningkatkan risiko mastitis.

Apalagi, mastitis juga bisa berdampak pada wanita yang tidak menyusui. Kondisi ini bisa menyebabkan payudara membengkak, panas, nyeri terbakar atau keluarnya cairan dari puting. 

Ilustrasi bra. (Shutterstock)
Ilustrasi bra. (Shutterstock)

3. Mengenakan pakaian dalam bekas

The Derm Review juga mendesak agar tidak mengenakan satu celana dalam yang sama lebih dari sekali. Kebasaan ini berisiko menyebabkan infeksi, iritasi, keputihan yang tidak normal, dan kulit berjerawat. Jadi, pertimbangkan dua kali sebelum mengenakan satu celana dalam lebih dari sekali.

4. Mengenakan celana dalam yang ketat

NHS menyarankan semua orang untuk tidak mengenakan pakaian dalam atau pakaian ketat yang bisa mendukung perkembangan bakteri pada organ intim. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi jamur dalam kondisi hangat dan lembab.

Apalagi, pakaian dalam berbahan apapun bisa menjadi tempat sempurna untuk perkembangan bakteri, kecuali celana dalam berbahan katun. Pada pria, pakai celana dalam ketat juga bisa meningkatkan suhu testis hingga 1 derajat celcius.

Komentar