Amankah Kombinasi Vaksin Covishield dan Covaxin? Ini Temuan Peneliti!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:59 WIB
Amankah Kombinasi Vaksin Covishield dan Covaxin? Ini Temuan Peneliti!
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Suara.com - Beberapa negara telah menyediakan suntikan booster vaksin Covid-19 untuk orang-orang yang berisiko. Ada pula penelitian yang melakukan uji coba pencampuran dua jenis vaksin Covid-19 berbeda bisa menawarkan respons kekebalan yang kuat.

Studi terbaru yang dilakukan oleh ICMR telah menyoroti bahwa mencampurkan dua dosis vaksin Covid-19 berbeda, yakni Covishield dan Covaxin bisa memberikan respons yang lebih kuat dan efisien terhadap virus corona Covid-19.

Studi klinis yang dipimpin oleh tim peneliti dari Pusat Medis Regional ICMR (Dewan Peneliian Medis India) dan Institut Virologi, badan kesehatan terkemuka di India melakukan evaluasi untuk menganalisis efektivitas dan respons kekebalan seseorang ketika mendapatkan vaksin Covishield dan Covaxin.

Para peneliti menyuntikan campuran dua dosis vaksin Covid-19 ini kepada orang-orang dengan perbedaan latar belakang secara terpisah dalam beberapa minggu.

Sebanyak 18 persen pertama diberikan dosis pertama dari vaksin Covishield dan dosis kedua dari vaksin Covaxin. Vaksin Covishield dan Covaxin pun merupakan dua jenis vaksin Covid-19 Utama yang mulai digunakan di India dan dikembangkan menggunakan platform teknologi pembuatan vaksin tradisional.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Baru-baru ini dilansir dari Times of India, vaksin Covaxin juga disetujui untuk penggunaan pediatrik (pada anak-anak usia 2-18 tahun) setelah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat oleh SEC.

Studi yang dipublikasikan di International Journal of Travel Medicine mengamati bahwa kedua jenis vaksin Covid-19 dari India itu tidak hanya aman dikombinasikan, tetapi juga efektif dan mampu memberikan tingkat kekebalan buatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan suntikan individu.

Peneliti juga mengevaluasi reaktogenesitas dari para peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada efek samping yang merugikan dari kombinasi vaksin Covishield dan Covaxin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Terima Bantuan 224 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca dari Jepang

Indonesia Terima Bantuan 224 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca dari Jepang

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:32 WIB

Dalam Waktu Dekat, WHO Bakal Bagikan Obat Antivirus COVID-19 ke Negara Miskin

Dalam Waktu Dekat, WHO Bakal Bagikan Obat Antivirus COVID-19 ke Negara Miskin

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:56 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Sinovac Tidak Manjur Melawan Covid-19?

CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Sinovac Tidak Manjur Melawan Covid-19?

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:21 WIB

Terkini

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

×