Update Covid-19 Global: AS Akan Vaksinasi Anak Usia 5-11 Tahun Bulan Depan

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:29 WIB
Update Covid-19 Global: AS Akan Vaksinasi Anak Usia 5-11 Tahun Bulan Depan
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

Suara.com - Update Covid-19 Global menunjukkan adanya penambahan kasus positif sebanyak 449.544 dalam 24 jam terakhir. Dalam waktu yang sama, angka kematian juga bertambah 7.458 jiwa.

Akibat penambahan tersebut, merujuk data Worldometers, akumulasi kasus Covid-19 di dunia telah mencapai 242,76 juta kasus dengan 4,93 juta kematian. Angka kesembuhan telah mencapai 220 juta lebih.

Sehingga jumlah orang yang masih positif Covid-19 di dunia hingga saat ini tercatat sebanyak 17,78 juta kasus, data per Kamis (21/10) pukul 07.30 WIB.

Amerika Serikat masih menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia dan kembali mendominasi laporan kasus harian. Negara tersebut melaporkan 78.748 kasus dengan 1.991 kematian baru.

Total kasus Covid-19 di negeri Paman Sam itu kini telah mencapai 46 juta lebih sejak awal wabah terjadi. Angka kematian akibat infeksi virus corona itu juga menjadi yang terbanyak di dunia dengan jumlah 751.685 jiwa.

Di sisi lain, AS terus menguatkan program vaksinasinya. Setelah mencapai target vaksinasi pada orang dewasa, AS kini bersiap untuk menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada anak berusia 5 hingga 11 tahun mulai November.

Rencana tersebut menargetkan lebih dari 28 juta anak di Amerika yang memenuhi syarat untuk divaksinasi, kata Gedung Putih, Rabu (20/10).

Presiden Joe Biden mengatakan telah menyisihkan cukup dosis vaksin dan bermitra dengan 25.000 situs di seluruh negeri, seperti kantor dokter, rumah sakit, apotek, juga sekolah, sebagai pelaksana penyuntikan vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak-anak jika sudah diizinkan FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS) dan CDC.

"Kami mengharapkan keputusan FDA dan CDC tentang vaksin Covid-19 Pfizer untuk anak-anak usia 5 hingga 11 tahun dalam beberapa minggu ke depan," kata koordinator Covid-19 Gedung Putih Jeff Zients kepada wartawan, dikutip dari Channel News Asia.

"Kami tahu jutaan orang tua telah menunggu vaksin Covid-19 untuk anak-anak dalam kelompok usia ini. Jika FDA dan CDC mengizinkan vaksin, kami akan siap untuk memberikan," imbuhnya.

FDA akan mengadakan panel ahli tentang hal tersebut pada minggu depan, diikuti oleh CDC pada 2 hingga 3 November.

Selama uji klinis, anak-anak dalam kelompok usia 5 hingga 11 tahun menerima suntikan dua dosis 10 mikrogram, dibandingkan dengan 30 mikrogram untuk kelompok usia yang lebih tua. Jeda suntikan diberikan dalam waktu 21 hari terpisah.

Memurut Pfizer, efek samping vaksin terhadap anak di bawah usia 12 tahun, umumnya serupa dengan yang terjadi pada kelompok usia 16 hingga 25 tahun.

Rasa sakit dan bengkak di tempat suntikan menjadi salah satu efek samping yang paling sering dilaporkan pada orang-orang dari segala usia, diikuti dengan sakit kepala, kedinginan, dan demam.

Pfizer tidak menyebutkan efek samping yang jarang seperti miokarditis, peradangan otot jantung yang dikaitkan dengan vaksin. Kebanyakan itu terjadi di antara remaja laki-laki dan mereka yang berusia dua puluhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Kalbar Naik Lagi, Diduga Dibawa Pekerja Migran yang Pulang dari Malaysia

Kasus Covid-19 di Kalbar Naik Lagi, Diduga Dibawa Pekerja Migran yang Pulang dari Malaysia

Kalbar | Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:50 WIB

Cek Fakta: Uni Eropa Akan Hentikan Program Vaksinasi Covid-19 Mulai Oktober, Benarkah?

Cek Fakta: Uni Eropa Akan Hentikan Program Vaksinasi Covid-19 Mulai Oktober, Benarkah?

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:40 WIB

Pokja PDPI Sebut Komorbid Bukan Halangan Warga Terima Vaksin

Pokja PDPI Sebut Komorbid Bukan Halangan Warga Terima Vaksin

Jakarta | Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:57 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB