CDC: Vaksin Pfizer 93 Persen Efektif Turunkan Risiko Rawat Inap pada Remaja

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:14 WIB
CDC: Vaksin Pfizer 93 Persen Efektif Turunkan Risiko Rawat Inap pada Remaja
Ilustrasi Vaksin Covid-19, vaksin Pfizer (pixabay)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengatakan vaksin Pfizer memiliki tingkat efektivitas 93 persen dalam menurunkan risiko rawat inap akibat virus corona Covid-19 pada remaja.

CDC telah membuktikan tingkat efektivitas dua dosis vaksin Pfizer pada pasien virus corona Covid-19 yang rawat inap di AS antara usia 12 hingga 18 tahun pada Juni hingga September 2021.

Menurut CDC, temuan penelitian ini bisa membantu memperkuat pentingnya vaksinasi bagi remaja. Apalagi, vaksin Pfizer sudah terbukti 93 persen efektif melindungi remaja dari virus corona Covid-19.

Dalam mencapai kesimpulan ini, CDC melihat tingkat efektivitas vaksin dalam studi kasus dan terkontrol di 19 rumah sakit anak di 16 negara bagian, yang mana melibatkan 179 pasien rawat inap di rumah sakit dan 285 pasien kontrol.

Sebanyak 43 persen dari 179 pasien rawat inap di rumah sakit akibat virus corona Covid-19 membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, 16 persen membutuhkan dukungan hidup selama rawat inap dan 2 persen pasien yang sakit kritis meninggal dunia.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

CDC juga mencatat bahwa ada 29 pasien virus corona Covid-19 yang sakit kritis dan 2 kematian akibat virus corona pada pasien yang belum vaksinasi di antara 179 pasien tersebut.

Lalu, 70 persen di antara pasien virus corona Covid-19 yang membutuhkan rawat inap akibat virus corona Covid-19 itu memiliki masalah kesehatan mendasar, termasuk obesitas. Sebanyak 68 persen juga sempat sekolah tatap muka.

Pasien yang membutuhkan rawat inap di rumah sakit ini memang mengalami gejala mirip SARS-CoV-2 dan memiliki hasil tes antigen atau PCR yang positif virus corona.

Tak lupa, peneliti juga menghimpun informasi seputar karakteristik demografi dasar, informasi klinis tentang penyakit sekarang ini dan riwayat tes virus corona yang diperoleh dari hasil wawancara bersama orangtua atau wali pasien.

baca juga

Pasien bisa dianggap sudah menerima vaksin Covid-19 berdasarkan laporan resmi. Meskipun, beberapa pasien mendapatkan vaksin Moderna maupun vaksin Johnson & Johnson yang tidak diprioritaskan untuk anak di bawah 18 tahun.

Namun dilansir dari Fox News, studi ini juga melibatkan kategori pasien yang tidak vaksinasi atau belum vaksinasi penuh serta pasien dengan vaksinasi parsial untuk dianalisis.

Proses analisis juga memperhitungkan waktu mereka rawat inap di rumah sakit, usia, jenis kelamin, ras, masalah kesehatan mendasar dan indeks kerentanan sosial.

Para peneliti menggunakan statistik deskriptif untuk membandingkan karakteristik 179 pasien yang rawat inap dan 285 pasien kontrol, termasuk termasuk tes chi-square Pearson atau tes rank-sum Wilcoxon dan efektivitas vaksin terhadap pasien rawat inap.

Mereka juga memperhitungkan tanggal masuk rumah sakit, usia, jenis kelamin, ras atau etnis, masalah kesehatan mendasar dan indeks kerentanan sosial.

Hasilnya, pasien virus corona yang rawat inap lebih sering tinggi dan cakupan vaksinasi hanya 3 persen. Sedangkan, pasien virus corona dalam kelompok kontrol tinggal di wilayah yang cakupan vaksinasinya mencapai 33 persen.

Selain itu, diabetes juga merupakan masalah kesehatan paling umum di antara pasien virus corona yang rawat inap. Sedangkan, gangguan neurologis dan neuromuscular lebih umum dialami pasien dalam kelompok kontrol.

Sementara, uji klinis menemukan tingkat kemanjuran vaksin Pfizer di antara orang usia 12-15 tahun. Tapi, CDC mengatakan hasil uji klinis itu tidak memperhitungkan tingkat kemanjuran vaksin Pfizer bagi pasien yang dirawat di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Laporkan Mutasi Virus Corona Baru yang Lebih Menular dari Varian Delta, Apa Itu?

Rusia Laporkan Mutasi Virus Corona Baru yang Lebih Menular dari Varian Delta, Apa Itu?

Health | Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:07 WIB

Konsumsi Suplemen Ini Bisa Lindungi Tubuh dari Virus Corona Covid-19

Konsumsi Suplemen Ini Bisa Lindungi Tubuh dari Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:20 WIB

Lagi, Studi Buktikan Vaksinasi Efektif Lawan Virus Corona Penyebab Sakit Covid-19

Lagi, Studi Buktikan Vaksinasi Efektif Lawan Virus Corona Penyebab Sakit Covid-19

Health | Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×