Wanita Alami Ulkus Vagina Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Dokter!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:30 WIB
Wanita Alami Ulkus Vagina Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Dokter!
Ilustrasi vagina, alat kelamin, ulkus vagina (shutterstock)

Suara.com - Seorang dokter di Amerika Serikat menemukan ulkus vagina bisa menjadi efek samping baru dari suntik vaksin Covid-19. Ia mengingatkan hal ini setelah merawat seorang gadis 16 tahun karena luka yang menyakitkan di alat kelaminnya.

Saat itu, dokter menduga suntik vaksin Covid-19 mungkin salah satu penyebab ulkus vagina. Karena, anak remaja itu juga belum aktif secara seksual dan sempat suntik vaksin Pfizer dosis kedua beberapa hari sebelum datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada alat kelaminnya.

Menurut dokter, anak remaja itu mengalami luka pada bagian vagina yang cukup menyiksa sekaligus demam, kelelahan, dan nyeri otot dalam waktu 24 jam setelah suntik vaksin Covid-19.

Setelah 2 hari suntik vaksin Covid-19, ia pergi ke ruang gawat darurat dan diberi antibiotik. Tetapi, kondisinya juga tidak langsung membaik.

Lesi di vulvanya membentuk lingkaran cincin yang mengalami pembusukan atau nekrotik dan mengeluarkan cairan. Lesi di vulva itu pun terasa sangat menyakitkan hingga ia tidak ingin berjalan dan buang air ke toilet.

ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]
ilustrasi vaksin Covid-19. [Envato]

Tak hanya itu, laporan para dokter dalam Journal of Pediatrics and Adolescent Gynecology juga menunjukkan bahwa labianya membengkak. Hasil tes medis juga menunjukkan remaja itu tidak terinfeksi virus corona atau herpes.

Karena itulah, dokter menduga cukup kuat bahwa kondisi yang dialami remaja ini disebabkan oleh vaksin Covid-19. Tetapi, kondisi ini merupakan komplikasi vaksin Covid-19 yang sangat langka.

Dokter mendiagnosis anak remaja itu dengan ulkus aftosa vulva atau borok Lipschütz, yang diduga dipicu oleh respons imun terhadap infeksi virus.

Meskipun sekarang ini belum ada bukti bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan ulkus vagina, namun Dr Katherine Louise O'Flynn O'Brien, dari Children's Minnesota, mengakui ada beberapa faktor yang bisa membuat suntikan vaksin Covid-19 pada anak usia 16 tahun itu menyebabkan borok.

baca juga

Walaupun anak itu belum aktif secara seksual, ia memiliki riayat medis ulkus vagina yang berulang di mulut dan infeksi masa lalu dari Virus Epstein-Barr (EBV) yang sangat umum.

Para ahli membuat kasus ini sebagai laporan medis untuk menambah literatur tentang komplikasi vaksin Covid-19 Pfizer (BNT162b2) yang langka, tetapi bukan tidak signifikan.

"Kasus ini menunjukkan bahwa ulkus aphthous vulva dapat dipicu oleh vaksinasi, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membangun hubungan sebab akibat.," kata para ahli dalam laporan medis dikutip dari The Sun.

Ulkus aftosa vulva adalah jenis lesi genital langka paling umum pada remaja yang tidak aktif secara seksual. Kondisi ini biasanya terkait dengan infeksi virus. Dalam kasus ini, mereka menyoroti potensi efek samping baru vaksin Pfizer.

Setelah tindak lanjut medis selama 2 minggu, kondisi remaja itu sudah membaik tetapi masih mengalami sensitivitas dan nyeri pada vulva dan dirujuk ke spesialis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Covid-19 Berisiko Picu Masalah Neurologis, Termasuk Bell's Palsy

Studi: Covid-19 Berisiko Picu Masalah Neurologis, Termasuk Bell's Palsy

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:23 WIB

Studi CISDI: 27 Persen Masyarakat Masih Enggan divaksin Covid-19

Studi CISDI: 27 Persen Masyarakat Masih Enggan divaksin Covid-19

Health | Senin, 25 Oktober 2021 | 18:57 WIB

Peneliti: Suntikan Booster Vaksin Pfizer Beri Tingkat Perlindungan Penuh!

Peneliti: Suntikan Booster Vaksin Pfizer Beri Tingkat Perlindungan Penuh!

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

×