Gangguan Penglihatan di Usia Paruh Baya Berisiko Menyebabkan Gejala Depresi

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:01 WIB
Gangguan Penglihatan di Usia Paruh Baya Berisiko Menyebabkan Gejala Depresi
Ilustrasi sakit mata (Elements Envato)

Suara.com - Tercatat bahwa prevalensi depresi tertinggi terjadi pada wanita paruh baya. Selain itu, depresi juga lebih banyak dialami wanita daripada pria.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa gangguan penglihatan di usia paruh baya bisa meningkatkan risiko gejala depresi di usia yang lebih tua.

Studi baru yang menganalisis data dari Study of Women's Health Across the Nation (SWAN) ini berusaha menilai hubungan longitudinal antara gangguan penglihatan dengan gejala depresi pada wanita paruh baya.

Meski ada peningkatan nyata dalam prevalensi depresi dan gangguan mata di usia paruh baya, pengetahuan mengenai efek penglihatan pada gejala depresi di usia paruh baya masih terbatas, lapor Medical Xpress.

Namun, ada literatur yang menunjukkan bahwa gangguan penglihatan berkaitan dengan risiko depresi yang tinggi pada kelompok orang tersebut.

ilustrasi pria sedang depresi (pexels/cottonbro).
ilustrasi pria sedang depresi (pexels/cottonbro).

Gangguan penglihatan yang dimaksud adalah masalah mata umum, seperti kelainan refraksi dan katarak. Tetapi masalah mata yang lebih serius juga termasuk, seperti glaukoma, retinopati diabetik, retinopati hipertensi, dan degenerasi makula.

Peneliti menyimpulkan bahwa ada hubungan longitudinal yang signifikan dari gangguan penglihatan ringan, sedang, hingga berat dengan gejala depresi di masa yang akan datang.

Selain itu, peneliti juga mencatat bahwa depresi pada masa paruh baya memiliki konsekuensi luas, tidak hanya membuat kesehatan memburuk, tetapi juga mencegah penuaan yang sehat.

Karenanya, identifikasi dini dan pemeriksaan yang tepat waktu untuk masalah gangguan mata merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan mental serta fisik pada wanita paruh baya.

baca juga

Hadil studi ini dipublikasikan dalam artikel 'Longitudinal association of midlife vision impairment and depressive symptoms: The Study of Women's Health Across the Nation, Michigan site'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Katarak Masih Jadi Gangguan Penglihatan Penyebab Kebutaan Terbesar di Indonesia

Katarak Masih Jadi Gangguan Penglihatan Penyebab Kebutaan Terbesar di Indonesia

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:17 WIB

Studi Temukan Orang yang Depresi Bisa Alami Gangguan Penglihatan Warna

Studi Temukan Orang yang Depresi Bisa Alami Gangguan Penglihatan Warna

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 11:19 WIB

Efek Overdosis, Kini Demi Lovato Masih Mengalami Gangguan Penglihatan

Efek Overdosis, Kini Demi Lovato Masih Mengalami Gangguan Penglihatan

Health | Kamis, 18 Maret 2021 | 19:36 WIB

Terkini

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

BPDP Salurkan Beasiswa SDM Perkebunan 2026 ke 5.000 Mahasiswa, Melonjak Dibanding Tahun Lalu

BPDP Salurkan Beasiswa SDM Perkebunan 2026 ke 5.000 Mahasiswa, Melonjak Dibanding Tahun Lalu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi FOG Jadi Bahan Baku Biofuel, Dukung Bisnis Rendah Karbon

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi FOG Jadi Bahan Baku Biofuel, Dukung Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:08 WIB

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Jeritan Hati Konten Kreator Malaysia ke Prabowo: Asap Karhutla Sangat Menganggu!

Jeritan Hati Konten Kreator Malaysia ke Prabowo: Asap Karhutla Sangat Menganggu!

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Aktivis Ube Ditunda Sepekan

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Aktivis Ube Ditunda Sepekan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:58 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:51 WIB

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:45 WIB

×