Susu Formula Aman Menjadi Alternatif ASI, Tetapi Ketahui Dahulu Tantangannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 06 November 2021 | 17:10 WIB
Susu Formula Aman Menjadi Alternatif ASI, Tetapi Ketahui Dahulu Tantangannya
Ilustrasi bayi minum susu (Shutterstock)

Suara.com - Menyusui bisa menjadi pengalaman luar biasa bagi ibu dan bayi. Memilih antara memberi ASI atau susu formula juga menjadi keputusan besar bagi orang tua baru.

Para ahli kesehatan percaya bahwa ASI merupakan pilihan terbaik bagi bayi yang sedang tumbuh. Tetapi, tidak semua ibu dapat melakukannya akibat beberapa faktor, seperti kenyamanan, gaya hidup, maupun kondisi medis.

Menurut laman Kids Health Organization, bagi ibu yang tidak bisa menyusui ASI atau memutuskan untuk tidak menyusui, susu formula merupakan alternatif yang sehat.

Susu formula juga memberi bayi nutrisi yang bayi butuhkan untuk tumbuh serta berkembang.

Memang, beberapa ibu khawatir jika mereka tidak akan terikat dengan bayi apabila tidak menyusui sendiri. Tetapi sebenarnya, ibu yang penuh kasih akan selalu menciptakan ikatan khusus dengan anak-anaknya.

Ilustrasi susu. (Shutterstock)
Ilustrasi susu. (Shutterstock)

Memberi makan, terlepas dari caranya, adalah waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan tersebut.

Pemberian Susu Formula

Susu formula diproduksi dalam kondisi steril dan merupakan alternatif bergizi untuk ASI. Bahkan, susu formula mengandung beberapa vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan bayi.

Namun, seperti halnya menyusui, ada beberapa tantangan tersendiri yang perlu dipetimbangkan dalam memutuskan memberikan susu formula, yakni:

baca juga

1. Kekurangan antibodi

Tak satu pun dari antibodi yang ditemukan dalam ASI ada dalam susu formula yang diproduksi. Jadi susu formula tidak dapat memberi bayi perlindungan tambahan terhadap infeksi dan penyakit seperti yang diberikan ASI.

2. Harus selalu tersedia

Penting untuk selalu memiliki persediaan yang diperlukan, termasuk botol dan dot bersih. Jika tidak, bayi akan kelaparan dan menjadi sangat rewel.

Bayi memerlukan susu 8 hingga 10 kali dalam periode 24 jam, orang tua dapat kewalahan apabila tidak siap dan terorganisir.

3. Pengeluaran

Susu formula bisa mahal, dan bentuk bubuk lah yang paling murah. Kandungan di dalamnya juga menentukan seberapa mahalnya susu formula, misalnya susu kedelai dan hypoallergenic.

4. Kemungkinan menyebabkan sembelit dan menghasilkan gas

Bayi yang diberi susu formula mungkin memiliki lebih banyak gas dan buang air besar lebih kencang daripada bayi yang diberi ASI.

Saat Anda menimbang pro dan kontra, bicarakan dengan dokter untuk membantu memutuskan yang terbaik. Anda juga akan memiliki banyak informasi tentang keputusan yang akan dibuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobol Plafon, Pencuri Gasak Rokok dan Susu Formula dari Minimarket di Bandar Lampung

Bobol Plafon, Pencuri Gasak Rokok dan Susu Formula dari Minimarket di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 29 September 2021 | 14:50 WIB

Terekam CCTV Curi Susu Formula untuk Bayi, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Terekam CCTV Curi Susu Formula untuk Bayi, Seorang Pria Ditangkap Polisi

News | Selasa, 14 September 2021 | 17:40 WIB

Kreatif! Pria Ini Desain Kemasan Kado Ulang Tahun Anak Menyerupai Kotak Susu Formula

Kreatif! Pria Ini Desain Kemasan Kado Ulang Tahun Anak Menyerupai Kotak Susu Formula

Lifestyle | Senin, 02 Agustus 2021 | 08:53 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×