Bayi Terlalu Sering Digendong Bikin Manja, Benarkah?

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 09 November 2021 | 18:23 WIB
Bayi Terlalu Sering Digendong Bikin Manja, Benarkah?
menggendong bayi (canyonviewpediatrics)

Suara.com - Banyak orang menganggap bayi yang sering digendong akan menyebabkan bau tangan, istilah untuk bayi manja dan sering menangis minta digendong. Benarkah?

Menjawab pertanyaan ini, Dokter Spesialis Anak dr. Nofianty Nicolas Sp. A, mengatakan bahwa itu adalah hoaks.

Menurut dr. Nofiyanty dalam acara webinar Parenting Canggih untuk Ibu Canggih: Bedah Hoax Kesehatan, beberapa waktu yang lalu, justru bayi seharusnya lebih banyak dipeluk dan digendong. Tujuannya, agar ikatan batin antara ibu dan anak semakin terjalin.

“Ternyata, sentuhan pada bayi yang baru lahir dan sudah beberapa bulan, itu akan menstimulasi dan merangsang perkembangan bayi,” ungkap dr. Nofiyanty.

“Jadi kalau bayi nangis, ya digendong. Kalau nggak nangis, ya jangan digendong,” tambahnya.

Jadi, tak perlu takut sering menggendong bayi. Selain manfaat yang diungkap dr. Nofiyanty di atas, ada pula manfaat lain menggendong bayi yang perlu Anda tahu, dikutip dari Klik Dokter.

1. Bisa mengurangi stres pada ibu
Sebuah penelitian yang terbit di American Academy of Pediatrics menyebutkan bahwa kontak kulit ke kulit dapat mengurangi stres bagi ibu. Sementara itu, para peneliti dari Children’s National Health System mengukur tingkat stres wanita sebelum dan sesudah mereka menggendong bayi selama satu jam. Dan hasilnya, tingkat stres turun signifikan.

2. Membantu bayi mengatur suhu tubuh
Menggendong bayi dengan sentuhan kulit ke kulit dapat membantu bayi mengatur dan menstabilkan suhu tubuh mereka dan membantu menjaga bayi tetap hangat.

3. Mampu melancarkan dalam menyusui
Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan kontak kulit langsung dengan tingkat inisiasi menyusui. Penelitian menunjukkan bahwa menggendong bayi sangat berpengaruh terhadap berapa lama wanita menyusui bayinya.

baca juga

Tak hanya itu, kontak kulit ke kulit dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah laktasi pada wanita, setelah beberapa minggu atau beberapa bulan pasca melahirkan.

4. Mengurangi rasa sakit pada bayi
Sentuhan ibu berpotensi menjadi obat penghilang rasa sakit yang paling kuat. Bahkan, menurut penelitian yang terbit di Pediatrics pada tahun 2000, menemukan bahwa bayi yang lahir dan dipeluk erat oleh ibunya lebih sedikit menangis. Dan bayi yang dipeluk oleh ibunya memiliki detak jantung yang lebih santai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Asyik Rebahan, Auto Syok Temukan Hewan Menggeliat: Mau Nangis

Wanita Asyik Rebahan, Auto Syok Temukan Hewan Menggeliat: Mau Nangis

Hits | Selasa, 09 November 2021 | 13:14 WIB

Viral Bayi Merangkak di Genting Rumah, Warganet Ketar-ketir: Kasihan Si Dedek

Viral Bayi Merangkak di Genting Rumah, Warganet Ketar-ketir: Kasihan Si Dedek

Malang | Selasa, 09 November 2021 | 12:27 WIB

Ibu Hobi Makan Cabai, Benarkah ASI Akan Jadi Ikutan Pedas?

Ibu Hobi Makan Cabai, Benarkah ASI Akan Jadi Ikutan Pedas?

Health | Senin, 08 November 2021 | 17:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×