alexametrics

BPOM Eropa Beri Izin Penggunaan Darurat untuk Obat COVID-19 Regeneron dan Celltrion

M. Reza Sulaiman
BPOM Eropa Beri Izin Penggunaan Darurat untuk Obat COVID-19 Regeneron dan Celltrion
Pekerja menunjukkan paket obat COVID-19 di gerai ekspedisi pengiriman barang SiCepat di Jalan K.S Tubun, Petamburan, Jakarta, Sabtu (17/7/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Lonjakan kasus COVID-19 yang melanda Eropa beberapa pekan terakhir membuat Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) memberikan izin penggunaan darurat untuk dua obat COVID-19.

Suara.com - Lonjakan kasus COVID-19 yang melanda Eropa beberapa pekan terakhir membuat Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) memberikan izin penggunaan darurat untuk dua obat COVID-19.

Obat antibodi COVID-19 buatan Regeneron-Roche asal Amerika-Swiss dan Celltrion asal Korea Selatan akan segera diberikan kepada pasien COVID-19 yang memenuhi kriteria.

Restu Komisi Eropa itu menjadi yang pertama untuk pengobatan COVID-19 di benua tersebut setelah remdesivir produksi Gilead disetujui tahun lalu.

Ronapreve, koktail atau campuran obat antibodi buatan Regeneron-Roche, didukung oleh komisi obat-obatan manusia EMA untuk mengobati pasien COVID-19 orang dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun yang tidak membutuhkan bantuan oksigen dan berisiko tinggi terkena penyakit parah.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Molnupiravir dan Paxlovid, Dua Obat Covid-19 dari Perusahaan yang Berbeda

Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

Sedangkan Regkirona produksi Celltrion hanya direkomendasikan untuk orang dewasa dengan kondisi serupa.

Ronapreve juga dapat digunakan untuk mencegah COVID-19 pada orang di atas 12 tahun dengan bobot minimal 40 kg, kata EMA.

Kedua obat tersebut masuk ke dalam kategori kelas obat yang disebut antibodi monoklonal, yang menyerupai antibodi alami yang dihasilkan oleh tubuh manusia untuk melawan infeksi.

Selagi proses persetujuan berlangsung, kedua obat tersebut sudah tersedia untuk sejumlah pasien di Uni Eropa saat EMA membantu negara-negara anggota dalam penggunaan awal di beberapa kasus.

Koktail antibodi Regeneron mengantongi izin darurat di Amerika Serikat tahun lalu dan pada Agustus mendapatkan izin edar bersyarat di Inggris.

Baca Juga: Angka Kematian COVID-19 Turun, dr Reisa Broto Asmoro: Berkat Upaya Bersama

Uni Eropa tidak memiliki kontrak pasokan dengan Celltrion, yang obat antibodinya sejauh ini hanya disetujui di Korea Selatan.

Komentar