Kenali Perbedaan Molnupiravir dan Paxlovid, Dua Obat Covid-19 dari Perusahaan yang Berbeda

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 13 November 2021 | 17:38 WIB
Kenali Perbedaan Molnupiravir dan Paxlovid, Dua Obat Covid-19 dari Perusahaan yang Berbeda
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Setelah mengembangkan vaksin Covid-19, kini ilmuwan membuat obat untuk infeksi yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 ini.

Sudah ada dua kandidat obat Covid-19 yang diperkenalkan ke publik, yakni molnupiravir dan paxlovid.

Molnupiravir merupakan obat antivirus yang dikembangkan oleh perusahaan Merck dan Ridgeback Therapeutics. Sementara paxlovid dibuat oleh Pfizer.

Dilaporkan The Conversation, berikut penjelasan dari masing-masing obat tersebut:

Ilustrasi obat dan apotek. (Dok: Istimewa)
Ilustrasi obat dan apotek. (Dok: Istimewa)

Molnuvirapir

Obat buatan Merck dan Ridgeback Therapeutics ini dapat menganggu replikasi virus dengan menargetkan RNA.

Sehingga virus corona yang berada di dalam tubuh tidak dapat menginfeksi sel lainnya karena kode genetik mereka telah dirusak.

Molnupiravir kemungkinan bisa efektif melawan penyakit lain yang juga disebabkan oleh virus RNA.

Sebenarnya, molnuvirapir awalnya dikembangkan untuk menyembuhkan influenza dan virus syncytial pernapasan atau respiratory syncytial virus (RSV).

baca juga

Obat ini dapat diminum secara oral, sehingga dapat dikonsumsi di rumah, dan harus dikonsumsi sesegera mungkin setelah hasil tes positif Covid-19.

Paxlovid

Sama halnya dengan molnuvirapir, obat paxlovid juga menghentikan virus corona agar tidak bisa bereplikasi.

Caranya, dengan mengikat enzim protease, yang dibutuhkan virus corona untuk bereplikasi.

Jika molnuvirapir mungkin bisa digunakan untuk penyakit lain, paxlovid kemungkinan dapat digunakan pada Covid-19 yang disebabkan oleh varian lainnya.

Paxlovid juga bisa diminum secara oral. Tetapi, obat ini lebih bermanfaat jika dikonsumsi tiga sampai lima hari setelah timbulnya gejala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Awal: Obat Covid-19 Buatan Regeneron Diklaim Ampu Cegah Covid-19

Studi Awal: Obat Covid-19 Buatan Regeneron Diklaim Ampu Cegah Covid-19

Health | Selasa, 09 November 2021 | 04:05 WIB

Pfizer Sebut Obat Covid-19 PAXLOVID Efektif 89 Persen Melawan Infeksi Virus Corona

Pfizer Sebut Obat Covid-19 PAXLOVID Efektif 89 Persen Melawan Infeksi Virus Corona

Health | Senin, 08 November 2021 | 17:15 WIB

Obat COVID-19 Molnupiravir Tiba di Indonesia Desember, Harganya di Bawah Rp 1 Juta

Obat COVID-19 Molnupiravir Tiba di Indonesia Desember, Harganya di Bawah Rp 1 Juta

Lampung | Senin, 08 November 2021 | 16:46 WIB

Terkini

Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas

Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:31 WIB

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Kualitas Udara Indonesia Hari Ini Masuk Kategori Berbahaya, Cek 10 Kota Paling Berpolusi

Kualitas Udara Indonesia Hari Ini Masuk Kategori Berbahaya, Cek 10 Kota Paling Berpolusi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Take Charge of My Heart: Saat Setruman Listrik Jadi Pengisi Daya Cinta

Take Charge of My Heart: Saat Setruman Listrik Jadi Pengisi Daya Cinta

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik

Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29 WIB

3 Sepatu Lari Lokal Murah di Bawah Rp200 Ribu, Lengkap Review Pembeli

3 Sepatu Lari Lokal Murah di Bawah Rp200 Ribu, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan

Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Harga HP Entry-Level RAM 8 GB dan Memori 256 GB Terbaru, Mana Paling Layak Beli?

Harga HP Entry-Level RAM 8 GB dan Memori 256 GB Terbaru, Mana Paling Layak Beli?

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:26 WIB

PNS dan Pegawai BUMD Bali WFH Sampai 17 Oktober Imbas BBM Langka

PNS dan Pegawai BUMD Bali WFH Sampai 17 Oktober Imbas BBM Langka

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:20 WIB

×