Punya Manfaat Kesehatan, Berapa Banyak Tanaman Hias yang Harus Diletakkan di Dalam Rumah?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 16 November 2021 | 20:15 WIB
Punya Manfaat Kesehatan, Berapa Banyak Tanaman Hias yang Harus Diletakkan di Dalam Rumah?
tanaman hias (Unsplash/Content Pixie)

Suara.com - Di tengah pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini, banyak orang yang suka mengoleksi tanaman hias di rumah. Koleksi tanaman hias di rumah memang membawa manfaat kesehatan tak terduga.

Tapi, Anda juga perlu memahami banyaknya tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah demi menjaga kesehatan dan kesejahteraan Anda. Dr Michael Mosley pun memberi tahu banyaknya tanaman hias yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan jika diletakkan di dalam rumah.

Dr Mosley pun menceritakan bahwa ruangan di kantor dan rumahnya yang biasanya sepi, sekarang sudah terisi oleh tanaman hias. Ia sengaja meletakkan tanaman hias di dalam rumah dan kantor untuk memberikan semangat.

Karena, Penelitian menunjukkan bahwa meletakkan tanaman hias di dalam ruangan bisa meningkatkan memori, produktivitas, suasana hari dan mengurangi polusi udara di dalam ruangan.

"Anda mungkin tidak menyadari bahwa polusi udara di dalam ruangan bisa menjadi masalah nyata di tempat kerja maupun di rumah," kata Dr Mosley dikutip dari Express.

Tanaman hias (Elements Envato)
Tanaman hias (Elements Envato)

Sebuah studi dari Royal College of Physicians menemukan bahwa polusi udara dalam ruangan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti asma, mengi, konjungtivitis, dermatitis dan eksim.

Dr Mosley menjelaskan bahwa polutan udara dalam ruangan termasuk senyawa organik yang mudah menguap (VOC), karbon dioksida (CO2) dan nitrogen dioksida (NO2).

"Sebagian besar karbon dioksida dihasilkan dari tubuh kita sendiri. Dalam konsentrasi normal, CO2 tidak berbahaya. Tetapi, CO2 dalam konsentrasi yang lebih tinggi bisa mengganggu pemikiran dan pengambilan keputusan," jelasnya.

Dr Tijana Blanusa, yang juga Ilmuwan Utama untuk Royal Horticulture Society, mengatakan seseorang bisa meletakkan setidaknya 5 hingga 6 tanaman hias yang memiliki dampak terukur pada Konsentrasi CO2 untuk ruangan berukuran kecil.

"Tanaman hias yang tumbuh cepat, haus, dan aktif secara fisiologis memberikan manfaat lebih banyak. Contohnya bunga lily," katanya.

Tanaman hias seperti sukulen mungkin lebih mudah dirawat, tetapi tanaman ini tidak membantu dalam pertukaran gas di dalam ruangan.

Cara tanaman hias mengatasi polusi udara di dalam ruangan

Dr Blanusa menjelaskan ada 3 mekanisme utama tanaman hias mengatasi polusi udara di dalam ruangan. Pertama melalui jalur stomata, yakni pori-pori kecil di bagian bawah daun yang memungkinkan udara masuk dan mengeluarkan uap air.

Kedua, jalur lain yang sangat sederhana hanya difusi melalui permukaan daun. Ketiga, jalur melalui melalui aktivitas mikrobiologi dalam mikroorganisme tanah yang memecah senyawa sehingga terserap ke dalam tanah.

Artinya, tanaman hias tidak hanya mengatasi polusi udara dalam ruangan dan gas yang berpotensi membahayakan kesehatan, tetapi juga meningkatkan kelembapan udara di dalam ruangan.

"Karena, udara kering dapat menyebabkan masalah kulit, gatal-gatal dan masalah mata," kata Dr Blanusa.

Ilmuwan Utama untuk Royal Horticulture Society merekomendasikan menempatkan tanaman Anda di ruangan dengan tingkat cahaya tinggi untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Indah, Meletakkan Tanaman Hias di Rumah Bantu Tingkatkan Daya Ingat

Selain Indah, Meletakkan Tanaman Hias di Rumah Bantu Tingkatkan Daya Ingat

Health | Selasa, 16 November 2021 | 17:41 WIB

5 Tanaman Hias Berdaun Besar yang Cocok untuk Menghijaukan Rumah, Tampilannya Cantik!

5 Tanaman Hias Berdaun Besar yang Cocok untuk Menghijaukan Rumah, Tampilannya Cantik!

Your Say | Selasa, 16 November 2021 | 16:38 WIB

Makanan Fungsional Bukan Makanan Pengganti, Ini Contoh dan Manfaatnya

Makanan Fungsional Bukan Makanan Pengganti, Ini Contoh dan Manfaatnya

Bali | Selasa, 16 November 2021 | 10:17 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB