Hormon Testosteron Menurun? Kenali Tanda-tandanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 17 November 2021 | 16:30 WIB
Hormon Testosteron Menurun? Kenali Tanda-tandanya!
Ilustrasi hormon testosteron pada pria. (pexels.com/Alena Darmel)

Suara.com - Testosteron adalah hormon seks pada pria yang bertanggung jawab atas massa otot dan dorongan seks seseorang. Sayangnya, hormon seks pria ini akan menurun seiring bertambahnya usia.

Seiring bertambahnya usia, kadar testosteron pria cenderung terus menurun sekitar 2 persen setiap tahunnya di antara usia 30 hingga 40 tahun.

Penurunan kadar testosteron ini adalah hal yang normal dan seharusnya tidak menimbulkan masalah kesehatan. Tapi, kekurangan testosteron bisa mempengaruhi pria dari segala usia karean testis tidak memproduksi cukup testosteron.

Beberapa orang dengan defisiensi testosteron, yang disebut hipogonadisme mengalami gejala yang sulit dihadapi. Kurangnya hormon testosteron ini juga bisa menyebabkan kepadatan tulang yang rendah.

Pada orang yang lebih tua, beberapa gejala kekurangan testosteron hanya berkaitan dengan bertambahnya usia dan mungkin sulit untuk menghubungkannya dengan penurunan testosteron.

Ilustrasi hormon testosteron (shutterstock)
Ilustrasi hormon testosteron (shutterstock)

NHS mengatakan bahwa kondisi menurunnya kadar testosteron ini biasanya disebut menopause pada pria. Padahal, itu adalah dua hal yang berbeda.

Karena istilah itu, banyak orang mengira gejala penurunan hormon testosteron pada pria mirip dengan gejala menopause yang dialami wanita.

British Society for Sexual Medicine (BSSM) mengatakan kekurangan hormon testosteron pada pria ini bisa berdampak buruk pada beberapa sistem organ dan mengakibatkan penurunan kualitas hidup yang signifikan, termasuk perubahan fungsi seksual.

Gejala defisiensi hormon testosteron dilansir dari Express, meliputi:

  1. Kelelahan dan kelesuan
  2. Depresi
  3. Kecemasan
  4. Mudah marah
  5. Libido rendah
  6. Disfungsi ereksi
  7. Keringat berlebihan di malam hari
  8. Konsentrasi dan memori yang lebih buruk

Meskipun gejala kekurangan testosteron dianggap tidak berbahaya, tetapi gejalanya terkadang menyebabkan ketidaknyamanan, mempengaruhi kesehatan mental dan kesejahteraan seseorang secara keseluruhan.

Konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan kurangnya hormon testosteron dalam tubuh bisa membantu meringankan gejalanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Sebut Lelaki dengan Testosteron Tinggi Cenderung Punya Lebih dari Satu Pasangan

Studi Sebut Lelaki dengan Testosteron Tinggi Cenderung Punya Lebih dari Satu Pasangan

Lifestyle | Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:10 WIB

Bagi Pria dengan Disfungsi  Ereksi, Pola Makan Mediterania Bisa Membantu

Bagi Pria dengan Disfungsi Ereksi, Pola Makan Mediterania Bisa Membantu

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:23 WIB

Tingkatkan Hormon Testosteron dalam Tubuh, Cobalah 5 Cara Alami Ini!

Tingkatkan Hormon Testosteron dalam Tubuh, Cobalah 5 Cara Alami Ini!

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 16:22 WIB

Terkini

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB