alexametrics

Alami KIPI Usai Lakukan Vaksinasi? Ini 5 Panduan dari Satgas Covid-19

M. Reza Sulaiman
Alami KIPI Usai Lakukan Vaksinasi? Ini 5 Panduan dari Satgas Covid-19
ilustrasi vaksinasi COVID-19. [Envato Elements]

Satgas Covid-19 menyebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi alias KIPI merupakan reaksi yang wajar usai melakukan vaksinasi Covid-19.

Suara.com - Satgas Covid-19 menyebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi alias KIPI merupakan reaksi yang wajar usai melakukan vaksinasi Covid-19.

Tidak semua orang mengalami KIPI usai disuntik vaksin, dan jika mengalami pun reaksinya berbeda-beda untuk setiap orang.

Meski begitu, penelitian menyebut sejumlah KIPI mungkin akan dirasakan oleh masyarakat usai disuntik vaksin, di antaranya adalah nyeri, bengkak, dan kemerahan di area tempat suntikan. Kemudian, lelah dan tidak enak badan. Ada juga yang mengalami kondisi mual dan muntah serta demam, pusing, pegal hingga diare.

Tidak perlu panik dan khawatir jika Anda mengalami satu dari sekian kondisi tersebut. Kondisi-kondisi di atas umumnya bersifat sementara sebagai efek samping dari tubuh yang menerima vaksin.

Baca Juga: Perkuat Surveilans, Pemerintah Ingin Laporan Kasus COVID-19 Terdata Lengkap

INFOGRAFIS: Mengalami KIPI Setelah Vaksin? Ini Cara Meredakannya!
INFOGRAFIS: Mengalami KIPI Setelah Vaksin? Ini Cara Meredakannya!

Ada lima hal yang bisa dilakukan jika mengalami reaksi setelah melakukan vaksin, yakni:

  • Tetap tenang.
  • Jika terjadi reaksi seperti nyeri, bengkak atau kemerahan di tempat suntikan, kompres dengan air dingin pada lokasi tersebut.
  • Jika terjadi demam, kompres atau mandi dengan air hangat. Kemudian perbanyak minum air putih dan istirahat.
  • Jika dibutuhkan, minum obat sesuai anjuran petugas kesehatan.
  • Laporkan semua reaksi atau keluhan yang dialami setelah vaksinasi ke petugas kesehatan melalui nomor kontak yang tertera di kartu vaksinasi.

Anda juga bisa melaporkan kejadian KIPI yang dialami ke Kementerian Kesehatan melalui tautan berikut ini.

Kendati demikian, ada sejumlah kondisi seseorang sebaiknya tidak menerima vaksin COVID-19 demi menghindari KIPI, yaitu:

  • Orang dengan riwayat reaksi alergi berat terhadap kandungan vaksin COVID-19.
  • Orang yang sedang sakit atau sedang mengalami gejala COVID-19 (vaksinasi dapat dilakukan setelah sembuh dan dengan persetujuan dokter).

“Orang yang pernah mengalami reaksi alergi berat setelah menerima vaksin, atau memiliki obat yang dikonsumsi secara rutin, perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengikuti program vaksinasi,” tulis Satgas Covid-19 di situs resminya.

Baca Juga: Cegah Lonjakan Kasus COVID-19, Satgas COVID-19 Siapkan Strategi untuk Libur Nataru

Komentar