Studi: Vaksin Sinovac Aman Untuk Anak 3 Hingga 17 Tahun

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 18 November 2021 | 10:00 WIB
Studi: Vaksin Sinovac Aman Untuk Anak 3 Hingga 17 Tahun
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Vaksin Sinovac terbukti aman untuk anak dan remaja. Hal itu berdasarkan hasil dari analisis blind data berdasarkan uji klinis Fase III berbasis multicenter, kasus, acak, double-blind, dan placebo terkontrol.

Hasil tersebut menunjukkan jika vaksin Sinovac terbukti aman untuk anak-anak dan remaja sehat berusia tiga (3) hingga tujuh belas (17) tahun. Penelitian ini dilakukan di Chili, Malaysia, Filipina, dan Afrika Selatan dengan melibatkan 2.140 partisipan berusia 6 bulan hingga 17 tahun, termasuk 684 peserta dari sub kelompok uji klinis tingkat keamanan.

Berdasarkan data dari sub kelompok uji klinis tingkat keamanan CoronaVac, kejadian efek samping atau KIPI setelah dosis kedua jauh lebih rendah dibandingkan setelah dosis pertama. Efek samping yang umum dirasakan seperti rasa nyeri di tempat suntikan, sakit kepala, dan demam. Sebagian besar efek samping tersebut dialami ringan/sedang (Grade 1 dan 2) tanpa reaksi yang parah.

Vaksin Sinovac atau juga dikenal dengan CoronaVac telah terbukti aman untuk anak-anak dan remaja berusia 3 hingga 17 tahun. Berdasarkan hasil utama uji klinis Fase III multicenter secara global, dampak efek samping merugikan ditemukan serupa dengan uji klinis Fase I/II yang dilakukan pada remaja dan anak-anak di Tiongkok.

Hasil lebih lanjut dari penelitian ini akan memberikan bukti klinis bagi negara-negara untuk menyetujui penggunaan CoronaVac pada anak-anak dan remaja antara usia 6 bulan hingga 17 tahun.

Sejak September 2021, negara yang telah menggunakan CoronaVac sebagai vaksin COVID-19 untuk anak-anak dan remaja adalah Chili, Ekuador, El Salvador, Kolombia, Kamboja, dan Indonesia. Pada akhir Oktober, Cina telah menyuntikkan 110 juta dosis CoronaVac kepada anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Hasil uji klinis Fase I/II yang menilai keamanan CoronaVac pada anak-anak dan remaja antara usia 3 hingga 17 tahun telah diterbitkan dalam jurnal medis internasional The Lancet-Infectious Diseases pada 28 Juni.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa CoronaVac dapat ditoleransi dengan baik dan aman untuk digunakan pada anak-anak dan remaja usia 3 hingga 17 tahun, serta vaksin yang tidak aktif itu juga dapat menginduksi respon imun yang lebih kuat.

Sebagai bagian dari percobaan yang sama, studi Fase II tentang ketahanan kekebalan dilakukan pada 180 partisipan berusia 3 hingga 17 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa tiga bulan setelah dua dosis vaksin, tingkat serokonversi mencapai 100%.

baca juga

Titer rata-rata geometrik (GMT) antibodi penetral mendekati tingkat yang tercatat pada 28 hari setelah vaksinasi dan tetap secara signifikan lebih tinggi daripada tingkat yang tercatat pada orang dewasa dan orang tua pada 28 hari setelah vaksinasi.

Hal ini menunjukkan bahwa CoronaVac memiliki imunogenisitas yang stabil dan baik bagi populasi anak-anak dan remaja, terbukti catatkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berusia 18 tahun ke atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Cewek Ngaku Suka Masakin Anak Kos, Balada Punya Saudara Kembar Siam

Terpopuler: Cewek Ngaku Suka Masakin Anak Kos, Balada Punya Saudara Kembar Siam

Lifestyle | Kamis, 18 November 2021 | 09:49 WIB

Rayakan Ultah Anak, Tubuh Kurus Rachel Vennya Jadi Perbincangan

Rayakan Ultah Anak, Tubuh Kurus Rachel Vennya Jadi Perbincangan

Entertainment | Kamis, 18 November 2021 | 09:40 WIB

Adik Tiri Hidup Melarat Bersama Teddy, Putri Delina Buka Suara

Adik Tiri Hidup Melarat Bersama Teddy, Putri Delina Buka Suara

Entertainment | Kamis, 18 November 2021 | 08:50 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×