Testis Menyusut, Waspadai Gejala Kanker Hati

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 18 November 2021 | 12:15 WIB
Testis Menyusut, Waspadai Gejala Kanker Hati
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Gejala kanker hati seringkali tidak muncul sampai stadium lanjut penyakit. Tetapi terkadang gejala itu muncul lebih cepat, dan penting untuk pergi ke dokter jika ada kekhawatiran.

Hal itu karena jika gejala yang kamu alami disebabkan oleh kanker, menemukannya lebih awal membuatnya lebih dapat diobati.

Hati adalah organ terbesar kedua dalam tubuh setelah kulit. Itu tepat di bawah paru-paru kanan dan dilindungi oleh tulang rusuk bawah di sisi kanan tubuh.

Kanker hati lebih sering terjadi pada lelaki daripada perempuan, dan risiko terkena penyakit ini semakin tinggi seiring bertambahnya usia.

Ilustrasi penyakit hati / penyakit liver. (shutterstock)
Ilustrasi penyakit hati / penyakit liver. (shutterstock)

American Cancer Society mengatakan bahwa beberapa tumor hati membuat hormon yang bekerja pada organ selain hati. Hormon-hormon ini dapat menyebabkan pembesaran payudara atau penyusutan testis pada lelaki.

Beberapa gejala kanker hati yang paling umum adalah menguningnya kulit dan mata (yaitu penyakit kuning), serta gatal-gatal.

Organisasi itu mengatakan tanda-tanda lain mungkin juga mengindikasikan kanker. Ini termasuk penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, merasa sangat kenyang setelah makan kecil, mual dan nyeri di perut.

”Gejala lain dapat mencakup demam, urat yang membesar di perut yang dapat dilihat melalui kulit, dan memar atau pendarahan yang tidak normal.”

NHS mengatakan bahwa siapa pun bisa terkena kanker hati. Mereka mengatakan bahwa sekitar 6.100 orang didiagnosis menderita kanker yang dimulai di hati setiap tahun di Inggris, dan itu berarti 17 kasus baru setiap hari.

baca juga

Cancer Research mencatat: “Kanker sekunder terjadi ketika sel kanker melepaskan diri dari situs utama dan melakukan perjalanan ke bagian lain dari tubuh dalam darah atau sistem limfatik.

“Sel-sel mungkin bersarang di organ tubuh lain, seperti paru-paru atau hati, dan mulai tumbuh di sana. Sel-selnya masih jenis yang sama dengan kanker primer.”

NHS mengatatakan, jika kanker hati ditemukan lebih awal, kecil dan belum menyebar, seorang mungkin dapat menjalani operasi untuk mengangkatnya."

Ada lebih dari 200 jenis kanker yang berbeda, dan saat ini satu dari dua orang di Inggris akan terkena kanker dalam hidup mereka.

Ada beberapa cara yang mungkin dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko. NHS menyarankan agar Anda mencoba menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan dan mengenakan pakaian pelindung dan masker jika Anda bekerja di pekerjaan di mana Anda terpapar bahan kimia berbahaya.

Ini juga dapat membantu jika Anda mengurangi jumlah alkohol yang Anda minum dan tidak merokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Kemoterapi dan Efek Sampingnya

Mengenal Kemoterapi dan Efek Sampingnya

Your Say | Kamis, 18 November 2021 | 09:38 WIB

Kasus Kanker Paru-paru Tinggi Pada 2020, Kenali 5 Penyebabnya!

Kasus Kanker Paru-paru Tinggi Pada 2020, Kenali 5 Penyebabnya!

Health | Kamis, 18 November 2021 | 08:44 WIB

Daftar 5 Bintang Sepak Bola Dunia yang Menderita Penyakit Kanker

Daftar 5 Bintang Sepak Bola Dunia yang Menderita Penyakit Kanker

Kalbar | Rabu, 17 November 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Sepeda Listrik Berapa Jauh Jarak Tempuhnya? Cek 3 Rekomendasi E-Bike untuk Komuter

Sepeda Listrik Berapa Jauh Jarak Tempuhnya? Cek 3 Rekomendasi E-Bike untuk Komuter

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:52 WIB

Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif

Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif

Malang | Kamis, 10 September 2026 | 15:51 WIB

Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 15:50 WIB

Bedak Two Way Cake Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihannya

Bedak Two Way Cake Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihannya

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:49 WIB

Tiga ASN Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Polisi Buru Pelaku

Tiga ASN Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:45 WIB

Regol Ayom Ditutup demi Pedesterian Malioboro, Rezeki Pedagang dan Tukang Becak Terancam

Regol Ayom Ditutup demi Pedesterian Malioboro, Rezeki Pedagang dan Tukang Becak Terancam

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 15:44 WIB

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 15:44 WIB

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?

Bekaci | Kamis, 10 September 2026 | 15:43 WIB

Limbah Sabut Kelapa Berpotensi Bikin Jalan Lebih Kuat dan Ramah Lingkungan; Bagaimana Caranya?

Limbah Sabut Kelapa Berpotensi Bikin Jalan Lebih Kuat dan Ramah Lingkungan; Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:39 WIB

Bea Cukai Bakar 44 Juta Rokok Ilegal: Kerugian Negara Rp44 Miliar Terselamatkan

Bea Cukai Bakar 44 Juta Rokok Ilegal: Kerugian Negara Rp44 Miliar Terselamatkan

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 15:37 WIB

×