AstraZeneca Klaim Obat AZD7442 Terbukti Berhasil Turunkan Risiko Keparahan Sakit Covid-19

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 19 November 2021 | 11:34 WIB
AstraZeneca Klaim Obat AZD7442 Terbukti Berhasil Turunkan Risiko Keparahan Sakit Covid-19
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Suara.com - Perusahaan farmasi AstraZeneca mengumumkan hasil uji klinik fase III obat antibodi AZD7442 yang dikatakan mampu menurunkan 83 persen risiko keparahan dan kematian akibat Covid-19.

Obat antibodi AZD7442 merupakan obat campuran dua antibodi Covid-19 yang diberikan dengan metode suntikan bagian otot tangan atau intramuscular (IM).

Melalui siaran pers yang diterima suara.com, Jumat (19/11/2021) dalam uji klinis fase III dan pengobatan rawat jalan, menunjukan satu dosis AZD7442 menghasilkan efikasi yang tinggi, saat diberikan dalam waktu tiga hari sejak timbulnya gejala Covid-19.

Dalam uji klinis yang disebut Provent itu, peserta yang menerima satu dosis AZD7442 sebanyak 300 miligram, dievaluasi selama enam bulan.

Hasilnya obat antibodi ini, bisa mengurangi risiko Covid-19 bergejala sebesar 83 persen dibandingkan dengan plasebo atau obat kosong.

Adapun lebih dari 75 persen peserta terdiri dari mereka yang berisiko tinggi mengalami keparahan saat terinfeksi Covid-19.

Termasuk di dalamnya mereka yang terlibat, yakni orang yang kekebalannya terganggu atau immuncompromised, dan kemungkinan punya respon kekebalan yang lebih rendah terhadap vaksinasi.

Dalam uji klinis tersebut juga didapatkan, tidak ada peserta yang mengalami kasus Covid-19 parah atau kematian pada mereka yang diberikan AZD7442, baik pada pada saat analisis primer ataupun evaluasi 6 bulan peserta.

Di sisi lain kelompok plasebo, terdapat dua kasus tambahan Covid-19 parah selama evaluasi enam bulan, dengan total lima kasus Covid-19 parah dan dua kematian akibat Covid-19.

baca juga

Adapun uji klinis dilakukan di 87 lokasi di AS, Inggris, Spanyol, Prancis, dan Belgia. Melibatkan 5.197 peserta, dengan rindian 3.460 orang menerima 300mg AZD7442, dan 1.737 menerima pil plasebo dengan dua suntikan berurutan, yang terpisah.

Adapaun peserta adalah 18 tahun yang berisiko mengalami keparahan, meskipun sudah mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19.

Termasuk mereka sering berada di lokasi atau keadaannya menempatkan mereka pada risiko yang cukup besar untuk terpapar virus corona SARS CoV 2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Ceko Larang Warga yang Belum Vaksin Masuk ke Restoran

Update Covid-19 Global: Ceko Larang Warga yang Belum Vaksin Masuk ke Restoran

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 11:32 WIB

Level PPKM Diturunkan, Pasar Otomotif di Bali Langsung Naik 30 Persen

Level PPKM Diturunkan, Pasar Otomotif di Bali Langsung Naik 30 Persen

Bali | Jum'at, 19 November 2021 | 10:36 WIB

Peru Menjadi Negara dengan Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi di Dunia, Kok Bisa?

Peru Menjadi Negara dengan Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi di Dunia, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 10:36 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

×