Studi Baru: Ibu Hamil dengan Covid-19 Lebih Berisiko Meninggal saat Melahirkan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 21 November 2021 | 07:03 WIB
Studi Baru: Ibu Hamil dengan Covid-19 Lebih Berisiko Meninggal saat Melahirkan
Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)

Suara.com - Studi baru menunjukkan bahwa ibu hamil yang terinfeksi virus corona Covid-19 varian Delta memiliki risiko meninggal saat melahirkan atau mengalami bayi lahir mati yang lebih tinggi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), merilis laporan beberapa waktu lalu yang memeriksa 1,2 juta persalinan di 736 rumah sakit secara nasional dari Maret 2020 hingga September 2021.

Secara keseluruhan dari 8.154 persalinan, bayi lahir mati sangat jarang terjadi. Tapi, para peneliti menemukan sekitar 1 dari 80 ibu hamil yang terinfeksi virus corona Covid-19 mengalami bayi lahir mati.

Di antara mereka yang menderita virus corona Covid-19, kelahiran mati ini lebih sering terjadi pada ibu hamil yang memiliki tekanan darah tinggi kronis dan komplikasi lainnya, termasuk mereka yang dirawat intensif atau menggunakan mesin pernapasan.

"Temuan ini menggarisbawahi pentingnya strategi pencegahan virus corona Covid-19, termasuk vaksinasi sebelum atau selama kehamilan," kata peneliti CDC, Carla DeSisto dikutip dari Fox News.

Ilustrasi ibu hamil (pixbay)
Ilustrasi ibu hamil (pixbay)

Saat ini, belum ada informasi mengenai berapa banyak ibu hamil yang sudah vaksin Covid-19 di AS. Tapi, hanya 30 persen ibu hamil di AS yang sudah suntik vaksin Covid-19 setelah varian Delta menjadi dominan.

Selain berisiko meninggal ketika melahirkan dan bayi lahir mati, ibu hamil yang terinfeksi virus corona juga lebih mungkin mengembangkan penyakit parah, melahirkan bayi prematur dan komplikasi lainnya.

Meskipun risiko bayi lahir mati masih tergolong rendah, Dr Mark Turrentine, seorang profesor di Baylor College of Medicine di Houston, mengingatkan ibu hamil tidak boleh meremehkan bahaya infeksi virus corona Covid-19.

Dr Mark pun sudah menuliskan rekomendasi mengenai vaksin Covid-19 pada ibu hamil dalam American College of Obstetricians and Gynecologists.

baca juga

Sebab, beberapa ahli berspekulasi bahwa virus corona Covid-19 tersebut bisa menyebabkan peradangan pada plasenta atau kelainan lain yang bisa membahayakan janin.

Namun, Joseph Biggio, spesialis berisiko tinggi di Ochsner Health di New Orleans, mengatakan penelitian itu tidak membuktikan bahwa infeksi virus corona menyebabkan bayi lahir mati.

Joseph menduga penelitian itu mungkin menemukan beberapa ibu hamil yang sakit kritis akibat virus corona Covid-19, sehingga dokter berusaha membuat mereka tetap bertahan hidup.

Para peneliti mungkin mengandalkan catatan medis dan tidak bisa menentukan riwayat infeksi virus corona ketika melahirkan itu penyebab satu-satunya bayi lahir mati atau tidak.

Umumnya, bayi lahir mati lebih berisiko terjadi pada orang kulit hitam, ibu hamil di atas usia 35 tahun dan orang yang merokok tembakau selama kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Peningkatan Kasus Covid-19 di Eropa dan AS, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Waspada Peningkatan Kasus Covid-19 di Eropa dan AS, Ini yang Dilakukan Pemerintah

News | Sabtu, 20 November 2021 | 23:05 WIB

Munculnya Virus Corona Mirip Varian Delta Berpotensi Memperburuk Pandemi Covid-19

Munculnya Virus Corona Mirip Varian Delta Berpotensi Memperburuk Pandemi Covid-19

Health | Sabtu, 20 November 2021 | 19:50 WIB

Kaya Akan Nutrisi, Ini Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil

Kaya Akan Nutrisi, Ini Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil

Sulsel | Selasa, 16 November 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

×