Inilah 3 Pemicu Umum Sakit Kepala Akibat Menatap Layar Komputer, Apa Saja?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 22 November 2021 | 20:26 WIB
Inilah 3 Pemicu Umum Sakit Kepala Akibat Menatap Layar Komputer, Apa Saja?
Ilustrasi sakit kepala (Shutterstock)

Suara.com - Terlalu lama menatap layar laptop atau komputer dapat menyebabkan sakit kepala, dan umumnya serangan ini terjadi secara tiba-tiba.

Ada tiga pemicu umum sakit kepala akibat menatap layar komputer, yakni ketegangan mata, pencahayaan berlebih, dan postur tubuh yang buruk.

Berdasarkan Very Well Health, berikut penjelasan dari ketiga pemicu umum sakit kepala tersebut.

1. Ketegangan mata

Mata kita dengan sendirinya sebenarnya ingin rileks di titik yang lebih jauh dari layar. Lokasi rileks ini disebut dengan resting point of accomodation (RPA) atau fokus gelap.

Memfokuskan mata pada layar sebenarnya 'pekerjaan' yang tidak mudah untuk mata. Sebab, otak harus mengarahkan otot mata agar selalu menyesuaikan fokus antara fokus gelap dengan layar komputer.

Proses ini adalah sebuah 'perjuangan' antara di mana sebenarnya ingin fokus dengan di mana mata harus fokus. Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan dan ketegangan mata, yang keduanya dapat memicu sakit kepala.

Ilustrasi sakit kepala lama menatap komputer. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala lama menatap komputer. (Shutterstock)

2. Pencahayaan berlebih

Lingkungan atau ruangan yang terang juga bisa memicu sakit kepala ketika kita menatap layar komputer, seperti sinar matahari yang masuk dari jendela, lampu di langit-langit ruangan, cahaya dari komputer orang lain dan lampu meja.

baca juga

Kecerahan atau pencahayaan yang berlebihan semacam ini dapat memicu beberapa jenis sakit kepala, termasuk migrain.

3. Postur yang buruk

Postur tubuh yang buruk dapat disebabkan oleh kebiasaan cara duduk yang membungkuk atau maju ke arah komputer. Pada akhirnya, leher juga akan ikut maju yang dapat membuat sakit kepala.

Untuk memperbaiki postur, posisikan keyboard dan komputer sejajar, sehingga kepala tidak miring dan tulang belakang tidak membungkuk. Bagian tengah layar harus sekitar 10 hingga 12 di bawah ketinggian mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kakak Adik di Baubau Bergantian Pakai Sepatu demi Sekolah, Kisah Pilunya Kuras Air Mata

Kakak Adik di Baubau Bergantian Pakai Sepatu demi Sekolah, Kisah Pilunya Kuras Air Mata

News | Senin, 22 November 2021 | 17:18 WIB

Arti Novus Ordo Seclorum dan Mata Satu Pada Dolar AS, Benarkah Berkaitan Dengan Dajjal?

Arti Novus Ordo Seclorum dan Mata Satu Pada Dolar AS, Benarkah Berkaitan Dengan Dajjal?

Bisnis | Senin, 22 November 2021 | 11:02 WIB

Hutan Pinus hingga Curug, Ini Wisata Purwokerto yang Dijamin Menyegarkan Mata

Hutan Pinus hingga Curug, Ini Wisata Purwokerto yang Dijamin Menyegarkan Mata

Lifestyle | Sabtu, 20 November 2021 | 08:00 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×