Jangan Lagi Konsumsi Makanan yang Jatuh sebelum 5 Detik, Ini Bahayanya

Jum'at, 26 November 2021 | 15:33 WIB
Jangan Lagi Konsumsi Makanan yang Jatuh sebelum 5 Detik, Ini Bahayanya
Ilustrasi makanan terjatuh di lantai [Shutterstock/Marcelo Krelling]

Suara.com - Anda mungkin pernah tak sengaja menjatuhkan makanan ke lantai. Kebanyakan orang biasanya akan mengambilnya lagi ketika belum lama terjatuh karena mengikuti aturan belum 5 detik.

Anda akan mengambilnya dan memeriksanya terlebih dahulu sebelum menggigitnya kembali. Namun, mengambil makanan yang sudah terjatuh belum 5 detik ini belum jelas keamanannya.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa makanan yang terjatuh ke lantai kurang dari 5 detik masih belum terkontaminasi sehingga aman dikonsumsi.

Selain itu, banyak orang juga percaya bahwa kuman dan bakteri tidak akan menempel di permukaan makanan dalam batas waktu 5 detik itu dan makanan yang terjatuh masih bisa dikonsumsi.

Faktanya, dilansir dari Times of India, semua anggapan itu tidak benar. Makanan yang sudah terjatuh dan bersentuhan dengan permukaan lantai sudah pasti terkontaminasi kuman dalam waktu 1 detik.

Ilustrasi makanan terjatuh di lantai (Unsplash/Margarita Zueva)
Ilustrasi makanan terjatuh di lantai (Unsplash/Margarita Zueva)

Konsumsi makanan yang sudah jatuh dan terkontaminasi kuman serta bakteri ini justru akan menyebabkan diare dan keracunan makanan. Tapi, sekarang juga belum ada cara untuk mengetahui jenis bakteri yang ada di permukaan.

Meskipun permukaan lantai bersih, Anda perlu memikirkan berapa banyak kaki yang melangkah atau menginjak area lantai tersebut. Bahkan, wastafel dan meja dapur yang selalu dibersihkan atau terkena air pun tidak sebersih yang kita kira.

Studi menunjukkan bahwa permukaan lantai justru terkontaminasi berbagai jenis bakteri dan lebih kotor dibandingkan tempat sampah. Selain itu, tidak ada studi ilmiah yang mendukung aturan 5 detik tersebut.

Konsumsi makanan yang sudah terjatuh justru akan lebih berbahaya di tengah pandemi virus corona Covid-19. Virus corona adalah virus yang sangat menular dan bisa menyebar dari satu orang ke orang lain dengan menghirup partikel aerosol yang terkontaminasi atau bersentuhan dengan permukaan yang terkontaminasi.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir: Keganasan Varian Baru B.1.1.529 Masih Belum Diketahui

Selain itu, beberapa kuman lain juga ada di permukaan lantai. Kuman dan bakteri mungkin tidak membahayakan semua orang, tetapi dapat menjadi ancaman besar bagi beberapa orang, seperti anak muda, orang tua, ibu hamil dan orang dengan kekebalan tubuh lemah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI