Update Covid-19 Global: Temukan 2 Kasus Omicron, Inggris Buat Langkah Pencegahan Baru

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 28 November 2021 | 09:25 WIB
Update Covid-19 Global: Temukan 2 Kasus Omicron, Inggris Buat Langkah Pencegahan Baru
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Kasus Covid-19 global bertambah 479.452 dalam 24 jam terakhir. Di waktu yang sama, kematian akibat infeksi virus corona itu terjadi pada 5.331 orang di seluruh dunia.

Data pada situs worldometers per Minggu (28/11) pukul 08.00 WIB tercatat akumulasi kasus Covid-19 di dunia telah mencapai 261,35 juta dengan 5,21 juta kematian.

Para ilmuwan di dunia masih khawatir kalau varian baru Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan sebabkan lonjakan kasus di banyak negara seperti varian Delta. Penelitian masih berjalan untuk mengetahui karakteristik varian Omicron tersebut.

Inggris membagikan langkah baru untuk mencoba memperlambat penyebaran varian Omicron. Menurut Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, pencegahan infeksi harus dilakukan selama para ilmjwan masih meneliti varian baru tersebut.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

"Kita perlu mengulur waktu bagi para ilmuwan untuk memahami dengan tepat apa yang sedang kita hadapi," kata Boris, dikutip dari Channel News Asia.

Ia mengatakan, Inggris memberlakukan aturan isolasi terhadap pelancong yang datang dari semua negara. Isolasi dilakukan sampai menerima hasil negatif tes PCR. 

Johnson mengatakan orang-orang yang telah melakukan kontak dengan suspect kasus dugaan Omicron harus karantina diri selama 10 hari. Selain itu, masker harus dipakai di toko-toko dan di transportasi umum, tetapi boleh dilepaa di restoran.

Kepala Petugas Medis Inggris Chris Whitty mengatakan pada konferensi pers yang sama bahwa amaih ada kemungkinan yang masuk akal kalau varian omicron bisa mempengaruhi kinerja vaksin tidak terlalu efektif. 

"Ada kemungkinan yang masuk akal bahwa setidaknya akan ada tingkat lolosnya vaksin dengan varian ini," katanya.

Menteri Kesehatan Sajid Javid telah mengkonfirmasi adanya dua kasus pertama dari varian omicron di Inggris. Kedua kasus itu berkerkaitan satu sama lain dan baru melakukan perjalanan ke Afrika selatan.

Semua anggota keluarga pasien tersebut dites Covid-19 dan diminta mengisolasi diri sementara sambil pengujian lebih lanjut dilakukan dan pelacakan kontak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkominfo Sebut Indonesia Masuk 5 Besar Penurunan Covid-19 Terbesar Di Dunia

Menkominfo Sebut Indonesia Masuk 5 Besar Penurunan Covid-19 Terbesar Di Dunia

News | Minggu, 28 November 2021 | 09:05 WIB

Varus Corona Varian Baru Ganas di Afrika Selatan, WHO Beri Nama Omicron

Varus Corona Varian Baru Ganas di Afrika Selatan, WHO Beri Nama Omicron

Surakarta | Minggu, 28 November 2021 | 08:00 WIB

Usai Klaster Pegawai Pajak, Kini Ratusan Orang di SMP Pekanbaru Kena Corona

Usai Klaster Pegawai Pajak, Kini Ratusan Orang di SMP Pekanbaru Kena Corona

Riau | Minggu, 28 November 2021 | 07:38 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB