Gejala Kanker Usus, Waspadai Tetesan Darah pada Feses saat Buang Air Besar!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 29 November 2021 | 09:00 WIB
Gejala Kanker Usus, Waspadai Tetesan Darah pada Feses saat Buang Air Besar!
Ilustrasi Buang Air Besar, Feses, Kanker Usus (freepik)

Suara.com - Kanker usus termasuk kanker paling umum yang bisa menyerang semua orang. Tapi, penyakit ini lebih mempengaruhi orang tua secara statistik.

Salah satu gejala kanker usus yang paling mudah dikenali adalah pendarahan dubur atau darah dalam feses. Menurut Pusat Kolorektal Glasgow, pendarahan akibat kanker usus biasanya tidak parah dan tidak deras.

Sehingga penting untuk mewaspadai adanya darah di feses yang mungkin juga pertanda wasir. Meskipun Anda tidak memiliki gejala ambeien lain, ada baiknya Anda mewaspadai gejala lain dari kanker usus.

Dilansir dari Express, kanker usus bisa menyebabkan darah pada feses, karena ini berasal dari tumor dan hasilnya bisa membuat warna tinja menjadi sangat gelap.

Gejala lain dari kanker usus termasuk perubahan kebiasaan buang air besar terus-menerus, termasuk lebih sering buang air besar, feses yang lebih mengambang atau lebih berair dari sebelumnya.

Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)
Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)

Perubahan kebiasaan buang air besar akibat kanker usus biasanya juga disertai dengan beberapa nyeri perut. Gejala lebih lanjut dari kanker usus termasuk ketidaknyamanan perut atau kembung yang disebabkan oleh makanan.

Kondisi ini terkadang mengakibatkan pengurangan jumlah makanan yang Anda makan dan penurunan berat badan. Menurut NHS, beberapa gejala ini juga belum pasti menandakan kanker usus, kecuali Anda mengalaminya selama 3 minggu atau lebih.

Gejala lain dari kanker usus juga termasuk kelelahan dan mengembangkan benjolan di perut. Sayangnya, kita tidak mengetahui penyebab pasti kanker usus.

Sama halnya dengan kebanyakan penyakit lainnya, ada faktor risiko yang meningkatkan atau menurunkan peluang Anda terkena kanker usus. Salah satu faktor risiko kanker usus terbesar adalah usia.

Lebih dari 90 persen kanker usus berkembang pada orang usia di atas 50-an dan hampir 60 persen kasus berkembang pada mereka yang berusia 70 tahun ke atas. Tapi, bukan berarti orang yang lebih muda kebal dari kanker usus.

Faktor risiko kanker usus lainnya termasuk riwayat keluarga. Jika ada anggota keluarga tingkat pertama yang menderita kanker usus di bawah usia 50 tahun. Maka, Anda juga berisiko menderita penyakit serupa.

Menurut NHS, itu mungkin juga terjadi pada gen Anda. Ada dua kondisi bawaan yang langka, yakni familial adenomatous polyposis (FAP) dan sindrom Lynch yang bisa menyebabkan kanker usus yang berpotensi berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Posisi Telentang, Inilah Pentingnya Ibu Hamil Tidur Miring ke Kiri

Hindari Posisi Telentang, Inilah Pentingnya Ibu Hamil Tidur Miring ke Kiri

Health | Jum'at, 26 November 2021 | 15:00 WIB

Jangan Abaikan Feses Berwarna Hijau, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!

Jangan Abaikan Feses Berwarna Hijau, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!

Health | Kamis, 25 November 2021 | 13:24 WIB

5 Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah atau Hipotensi

5 Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah atau Hipotensi

Your Say | Rabu, 24 November 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB