alexametrics

China Bakal Kirim 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Afrika, Buat Cegah Omicron?

Bimo Aria Fundrika
China Bakal Kirim 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Afrika, Buat Cegah Omicron?
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

China juga akan membangun 10 proyek kesehatan di Afrika dan mengirim 1.500 ahli kesehatan, katanya.

Suara.com - China dikabarkan akan mengirimkan 1 juta dosis vaksin Covid-19. Tidak hanya itu, Presiden China, XI Jinping juga mendorong perusahaan China untuk berinvestasi tidak kurang dari 10 miliar dolar AS di benua itu selama tiga tahun ke depan.

Dilansir dari France24, negara tersebut telah memasok hampir 200 juta dosis ke Afrika. Seperti diketahui, tingkat vaksinasi Afrika tertingal di tengah meningkatnya kekhawatiran atas penyebaran varian baru virus corona Omicron, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika selatan.

Xi mengatakan 600 juta dosis akan menjadi sumbangan dan 400 juta dosis akan diberikan melalui cara lain seperti produksi bersama oleh perusahaan China dan negara-negara Afrika yang relevan.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

China juga akan membangun 10 proyek kesehatan di Afrika dan mengirim 1.500 ahli kesehatan, katanya.

Baca Juga: Pusing Mikir Rob dan Cicilan Bank, Puluhan Warga Tambaklorok Ditolak Vaksin, Kok Bisa?

Dalam pidato melalui tautan video pada pembukaan Forum Kerja Sama China-Afrika, Xi mengatakan pusat yuan lintas batas China-Afrika akan didirikan untuk memberi lembaga keuangan Afrika batas kredit sebesar 10 miliar dolar AS, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

China akan menyediakan 10 miliar dolar AS pembiayaan perdagangan untuk mendukung ekspor Afrika, menciptakan zona untuk perdagangan dan kerja sama ekonomi dan membangun kawasan industri China-Afrika, katanya.

Pengumuman itu muncul di tengah kritik terhadap kesepakatan infrastruktur-untuk-komoditas China yang menurut beberapa ahli membebani negara-negara dengan utang yang tidak berkelanjutan.

Republik Demokratik Kongo saat ini sedang meninjau kesepakatan senilai $6 miliar dengan investor China atas kekhawatiran bahwa itu tidak cukup menguntungkan bagi Kongo.

Baca Juga: Omicron Mengancam, Apakah akan Membatalkan Aksi Reuni 212?

Komentar