Peneliti: Obat Diabetes Dapat Meningkatkan Kesehatan pada Pasien Gagal Jantung

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 06 Desember 2021 | 19:35 WIB
Peneliti: Obat Diabetes Dapat Meningkatkan Kesehatan pada Pasien Gagal Jantung
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Gagal jantung merupakan salah satu penyakit yang paling umum. Penyakit jantung ini memengaruhi lebih dari 30 juta orang di seluruh dunia.

Ada dua jenis gagal jantung, yakni fraksi ejeksi menurun (jantung tidak dapat memompa secara benar) dan fraksi ejeksi diawetkan (jantung tidak dapat beristirahat secara baik di antara setiap detak jantung).

Berbeda dengan jenis gagal jantung yang pertama, fraksi ejeksi diawetkan sampai sekarang belum berhasil menemukan obat yang dapat meningkatkan prognosis dan mengurangi risiko kejadian jantung bagi pasien.

Namun, sebuah riset terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari University of East Anglia menemukan bahwa obat diabetes dapat meningkatkan kesehatan pasien yang mengidap gagal jantung fraksi ejeksi diawetkan.

Menurut peneliti, obat diabetes dapat mengurangi risiko kematian dan rawat inap pada pasien yang menderita jenis gagal jantung tersebut.

Ilustrasi obat. (Unsplash)
Ilustrasi obat. (Unsplash)

Berdasarkan The Conversation, obat yang dimaksud adalah inhibitor SGLT2.

"Kami menemukan pasien fraksi ejeksi diawetkan yang diberi inhibitor SGLT2 22% lebih kecil kemungkinannya meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan kondisi jantungnya atau dirawat di rumah sakit," jelas peneliti.

Peneliti menduga obat ini bekerja pada penderita fraksi ejeksi diawetkan karena sejumlah alasan. Satu teorinya, obat mempromosikan diuresis yang membantu tubuh membuang cairan ekstra.

Sebab, kelebihan cairan dapat menjadi masalah signifikan pada penderita gegal jantung jenis itu.

Inhibitor SGLT2 juga meningkatkan tekanan darah serta produksi sel darah merah, yang membantu memberikan suplai darah dan oksigen ke organ utama tubuh. Studi ini juga menunjukkan bahwa obat mengurangi pembentukan jaringan parut di otot jantung.

"Manfaat lain dari penggunaan obat ini adalah bahwa obat terbukti aman karena telah digunakan untuk mengontrol diabetes selama bertahun-tahun. Inhibitor SGLT2 juga memiliki efek samping yang relatif sedikit," imbuh peneliti.

Sebelum ini, European Society of Cardiology merekomendasikan obat inhbitor SGLT2 untuk mengobati pasien gagal jantung fraksi ejeksi menurun, baik dengan maupun tanpa diabetes.

Namun, obat ini tidak akan diresepkan bagi penderita fraksi ejeksi diawetkan sampai studi ditinjau dan disetujui oleh National Institute for Health and Care Excellence (NICE) AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Gusi Tak Kunjung Sembuh, Waspada Tanda Kena Diabetes

Sakit Gusi Tak Kunjung Sembuh, Waspada Tanda Kena Diabetes

Health | Senin, 06 Desember 2021 | 18:10 WIB

Hubungan Kejadian Diabetes Abdominal dengan Diabetes Melitus Tipe 2

Hubungan Kejadian Diabetes Abdominal dengan Diabetes Melitus Tipe 2

Your Say | Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:15 WIB

Angka Prevalensi Anak Penderita Diabetes Tipe 1 Meningkat, Ini yang Perlu Dilakukan

Angka Prevalensi Anak Penderita Diabetes Tipe 1 Meningkat, Ini yang Perlu Dilakukan

Health | Kamis, 02 Desember 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB