Haji Lulung Meninggal Dunia, Ini Faktor Risiko Henti Jantung yang Mengancam Pria Dewasa

M. Reza Sulaiman

Selasa, 14 Desember 2021 | 12:03 WIB
Haji Lulung Meninggal Dunia, Ini Faktor Risiko Henti Jantung yang Mengancam Pria Dewasa
Kader PPP Abraham Lunggana alias Lulung [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Politisi PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana atau yang dikenal sebagai Haji Lulung meninggal dunia hari ini, Selasa (14/12/2021).

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Anggota DPR RI dari fraksi PPP, Achmad Baidowi. Baidowi pun meminta doanya kepada masyarakat untuk kepergian Haji Lulung. Ia berharap segala kesalahan yang pernah dilakukan oleh Haji Lulung dimaafkan.

"Baru saja kabar dukacita. Ketua DPW PPP DKI abangda Haji Lulung Meninggal Dunia pada Selasa, 14 Desember'21 Jam 10.51 WIB di RS Harapan Kita," ujar Baidowi kepada wartawan, Selasa (14/12/2021).

Sebelum wafat, Haji Lulung diketahui sempat dirawat di RS Harapan Kita karena mengalami gangguan jantung. Disebut-sebut, ia sempat mengalami serangan jantung berturut-turut yang bisa berujung pada henti jantung.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didampingi Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio saat menjenguk politikus PPP, Abraham Lunggana atau Haji Lulung, yang tengah dirawat di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Jumat (3/12/2021). [Ist]
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didampingi Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio saat menjenguk politikus PPP, Abraham Lunggana atau Haji Lulung, yang tengah dirawat di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Jumat (3/12/2021). [Ist]

Mengutip laman Hello Sehat, henti jantung atau dalam bahasa medis disebut sebagai cardiac arrest merupakan kondisi medis yang terjadi ketika jantung tiba-tiba berhenti berdetak.

Akibat, darah yang seharusnya dipompa menuju organ vital seperti otak, hati, dan paru-paru terhenti, membuat penderitanya bisa kehilangan kesadaran dan meninggal dunia karena tidak bisa bernapas.

Henti jantung adalah kondisi yang sangat serius dengan persentase kejadian yang cukup tinggi. Diperkirakan ada sebanyak 7 juta kasus henti jantung yang berakhir dengan kematian setiap tahunnya.

Selain itu, kondisi ini lebih banyak ditemukan pada laki-laki dibanding perempuan, dengan perbandingan sebesar 3:1. Kasus jantung berhenti juga lebih banyak terjadi pada orang-orang berusia lanjut, antara 45 hingga 75 tahun.

Faktor Risiko Henti Jantung

baca juga

Meski persentase kejadian pada laki-laki dewasa lebih tinggi, henti jantung bisa menyerang siapa saja. Adapun faktor risiko yang memengaruhi kejadian henti jantung:

Usia yang semakin lanjut
Kondisi ini cenderung lebih mudah terjadi pada orang-orang berusia lanjut, di antara 45 hingga 75 tahun. Ini karena seiring waktu kesehatan jantung dan fungsinya akan menurun.

Jenis kelamin laki-laki
Apabila Anda berjenis kelamin laki-laki, risiko Anda terkena kondisi ini lebih tinggi dibanding orang-orang berjenis kelamin perempuan.

Pernah mengalami serangan jantung
Sebanyak 75% kasus sudden Henti jantung berhubungan dengan terjadinya serangan jantung. Risiko seseorang mengalami henti jantung lebih tinggi setelah 6 bulan mengalami serangan jantung.

Riwayat penyakit jantung iskemik
Salah satu faktor risiko utama Henti jantung adalah penyakit jantung iskemik. Namun, terkadang beberapa penderita penyakit jantung iskemik tidak menyadari adanya penyakit tersebut, hingga akhirnya mengalami kejadian jantung berhenti.

Pernah mengalami henti jantung sebelumnya
Apabila Anda pernah mengalami kondisi ini sebelumnya, terlebih jika terjadi beberapa kali, ada kemungkinan Anda akan mengalaminya lagi di lain waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Penyebab Henti Jantung Mendadak, Si Silent Killer Penyebab Lula Lahfah Meninggal

4 Penyebab Henti Jantung Mendadak, Si Silent Killer Penyebab Lula Lahfah Meninggal

Lifestyle | Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:45 WIB

Kabar Duka! Nyawa Kiper Spanyol Tak Tertolong Usai Insiden Mengerikan di Lapangan

Kabar Duka! Nyawa Kiper Spanyol Tak Tertolong Usai Insiden Mengerikan di Lapangan

Bola | Selasa, 30 September 2025 | 06:58 WIB

Berpulang di Usia Muda, Pemakaman Aktris Kim Sae Ron Dijadwalkan pada 19 Februari Mendatang

Berpulang di Usia Muda, Pemakaman Aktris Kim Sae Ron Dijadwalkan pada 19 Februari Mendatang

Your Say | Senin, 17 Februari 2025 | 12:34 WIB

Henti Jantung Renggut Nyawa Park Min Jae, Kenali Gejala dan Pencegahannya!

Henti Jantung Renggut Nyawa Park Min Jae, Kenali Gejala dan Pencegahannya!

Health | Selasa, 03 Desember 2024 | 12:40 WIB

Marissa Haque Disebut Mengalami Henti Jantung, Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?

Marissa Haque Disebut Mengalami Henti Jantung, Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?

Health | Kamis, 03 Oktober 2024 | 15:49 WIB

Beda Henti Jantung dan Serangan Jantung, Keluarga Asumsikan Marissa Haque Alami Salah Satunya

Beda Henti Jantung dan Serangan Jantung, Keluarga Asumsikan Marissa Haque Alami Salah Satunya

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2024 | 20:21 WIB

Waspada! Wanita Berisiko Tinggi Alami Aritmia hingga Henti Jantung, Apa Itu?

Waspada! Wanita Berisiko Tinggi Alami Aritmia hingga Henti Jantung, Apa Itu?

Health | Rabu, 31 Juli 2024 | 06:15 WIB

Mengenal Sudden Cardiac Arrest, Ini Gejala, Bahaya dan Cara Mengatasi Penyebab Kematian Dokter Helmiyadi Kuswardhana

Mengenal Sudden Cardiac Arrest, Ini Gejala, Bahaya dan Cara Mengatasi Penyebab Kematian Dokter Helmiyadi Kuswardhana

Lifestyle | Minggu, 14 Juli 2024 | 21:13 WIB

Profil dr. Helmiyadi Kuswardhana, SpOT, Sosok Dokter Humanis dari Makassar

Profil dr. Helmiyadi Kuswardhana, SpOT, Sosok Dokter Humanis dari Makassar

Health | Kamis, 11 Juli 2024 | 13:03 WIB

Pentingnya Edukasi "Basic Life Support" bagi Komunitas Otomotif

Pentingnya Edukasi "Basic Life Support" bagi Komunitas Otomotif

Lifestyle | Senin, 08 Juli 2024 | 16:20 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB