Temuan Baru, Varian Omicron 70 Kali Lebih Cepat Berkembang Biak di Saluran Udara

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 17 Desember 2021 | 11:10 WIB
Temuan Baru, Varian Omicron 70 Kali Lebih Cepat Berkembang Biak di Saluran Udara
Ilustrasi Virus Corona, varian Omicron. (Pixabay)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan bahwa varian Omicron bisa berkembang biak 70 kali lebih cepat di saliran udara daripada varian Delta. Temuan ini menekankan bukti bahwa varian virus corona ini sangat mudah menular.

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of Hong Kong menemukan varian Omicron ini berkembang biak lebih cepat.

Perkembangbiakan varian Omicron ini terjadi di saluran duara, terutama di bronkus yang merupakan saluran utama yang menghubungkan tenggorokan ke paru-paru.

Data baru ini bisa membantu mencari tahu penyebab transmisi varian Omicron yang lebih cepat daripada varian Delta.

Tapi, penelitian yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran LKS di Universitas Hong Kong, juga mengidentifikasi varian Omicron tersebut tumbuh 10 kali lebih lambat di jaringan paru-paru.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Tim peneliti menjelaskan ini mungkin yang menyebabkan varian baru virus corona ini tidak menyebabkan gejala parah.

Michael Chan Chi-wai, yang memimpin penelitian tersebut, menjelaskan bahwa temuan tersebut perlu ditafsirkan dengan hati-hati.

Ia menambahkan bahwa tingkat keparahan infeksi varian baru virus corona ini tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat virus bereplikasi, tetapi juga respons imun seseorang terhadap virus.

Gejala terkait varian Omicron ini pun nampaknya berbeda dengan gejala virus corona sebelumnya. Sebelumnya, gejala virus corona termasuk batuk kering, demam dan kehilangan indera penciuman da perasa.

baca juga

Berikut ini dilansir dari Express, beberapa gejala varian Omicron.

  1. Tenggorokan gatal
  2. Nyeri otot
  3. Kelelahan yang luar biasa
  4. Batuk kering
  5. Keringat malam

Michael Chan Chi-wai, yang memimpin penelitian tersebut, menjelaskan bahwa temuan tersebut perlu ditafsirkan dengan hati-hati.

Tim peneliti berhasil mengisolasi varian baru dan menggunakan jaringan paru-paru yang diambil selama operasi untuk menyelidikinya.

Setelah itu, mereka membandingkan varian Omicron dan Delta. Mereka menemukan varian Omicron berkembang biak lebih cepat dibandingkan dengan virus Sars-CoV-2 asli dan varian Delta di bronkus manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Omicron Masuk Indonesia, HNW Soroti soal Penanganan: Agar Tak Ulangi Pengabaian

Varian Omicron Masuk Indonesia, HNW Soroti soal Penanganan: Agar Tak Ulangi Pengabaian

News | Jum'at, 17 Desember 2021 | 10:45 WIB

Cegah Penularan Varian Omicron, Pemerintah Isolasi RSDC Wisma Atlet Kemayoran

Cegah Penularan Varian Omicron, Pemerintah Isolasi RSDC Wisma Atlet Kemayoran

News | Jum'at, 17 Desember 2021 | 09:44 WIB

Aturan Baru: Pelaku Perjalanan Internasional dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

Aturan Baru: Pelaku Perjalanan Internasional dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

Health | Jum'at, 17 Desember 2021 | 09:44 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×