Cegah DBD, Begini Cara Membuat Sendiri Perangkap Telur Nyamuk di Rumah

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 04 Januari 2022 | 06:12 WIB
Cegah DBD, Begini Cara Membuat Sendiri Perangkap Telur Nyamuk di Rumah
Ilustrasi Nyamuk. (Pexels)

Suara.com - Sebuah inovasi alat perangkap telur nyamuk berhasil diciptakan B2P2VRP Salatiga, Jawa Tengah, untuk pengendalian Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Tidak hanya Covid-19 yang mengancam kesehatan masyarakat Indonesia, karena kita juga masih harus menghadapi DBD yang menjadi endemik. Data menunjukan nyaris setiap harinya penduduk Indonesia meninggal dunia akibat virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti ini.

Diungkap Ayu, salah satu staff B2P2VRP Salatiga, bahwa perangkap telur nyamuk ini sangat mudah dibuat, dengan memanfaatkan alat yang ada di rumah. Berikut bahan atau alat yang diperlukan:

  • Cup atau kaleng atau toples atau ember kecil berwarna gelap, hitam atau biru tua.
  • Kain kafan, atau kain saring putih yang bisa menempel di sisi toples dan tidak jatuh.
  • Insektisida.

Cara membuat perangkap nyamuk:

  1. Letakan kain di dalam toples, dari bagian bawah hingga bagian sisi toples tertutup kain.
  2. Isi toples dengan air setengah penuh.
  3. Tambahkan insektisida yang mudah ditemui atau dibeli, contoh seperti Abate (merek-red).
  4. Jika air menyusut, tambahkan air.
  5. Insektisida bisa ditambahkan 1 gram per 10 liter air. Sehingga jika air menyusut, tidak perlu menambahkan insektisida.
  6. Diamkan selama beberapa hari.
Cara Membuat Sendiri Perangkap Telur Nyamuk di Rumah. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Cara Membuat Sendiri Perangkap Telur Nyamuk di Rumah. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Jadi bisa dilihat setelah didiamkan beberapa lama, nyamuknya kemudian bertelur (yang hitam-hitam)," tutur Ayu kepada suara.com di Salatiga, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Cara Membuat Sendiri Perangkap Telur Nyamuk di Rumah. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Cara Membuat Sendiri Perangkap Telur Nyamuk di Rumah. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Adapun fungsi perangkap telur nyamuk ini, nyamuk akan dibuat tertarik bertelur di toples tersebut. Tapi, lantaran toples sudah dicampur dengan insektisida, maka telur tidak akan menetas, sehingga populasi nyamuk bisa dikurangi. Apalagi usia nyamuk juga terbilang tidak lama.

Ayu juga mengingatkan masyarakat perlu mengenali bentuk telur nyamuk yang terkena perangkap di toples tersebut. Biasanya menempel di kain di sisi toples, bintik berwarna hitam.

"Penempatan ini lebih baik diletakan di tempat-tempat yang berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk. Misalkan kamar mandi atau di luar rumah, atau bahkan kamar tidur," tutup Ayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui Gejala Demam Berdarah pada Anak untuk Identifikasi Dini

Ketahui Gejala Demam Berdarah pada Anak untuk Identifikasi Dini

Health | Sabtu, 01 Januari 2022 | 09:00 WIB

Lagi Musim Hujan, Waspadai Gejala DBD dengan Langkah Berikut

Lagi Musim Hujan, Waspadai Gejala DBD dengan Langkah Berikut

Batam | Rabu, 22 Desember 2021 | 18:30 WIB

Di Tengah Situasi Pandemi, Kewaspadaan Terhadap DBD Tak Boleh Lengah

Di Tengah Situasi Pandemi, Kewaspadaan Terhadap DBD Tak Boleh Lengah

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB