Temuan Baru, Varian Omicron Bisa Menyebabkan Pneumonia

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 05 Januari 2022 | 08:30 WIB
Temuan Baru, Varian Omicron Bisa Menyebabkan Pneumonia
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Baru-baru ini, virus corona Covid-19 varian Omicron diketahui bisa menyebabkan pneumonia yang membuat paru-paru membengkak, meskipun jarang terjadi.

Sebelumnya, infeksi virus corona Covid-19 terkadang membuat beberapa orang menjadi sangat lemah dan mungkin mengalami beberapa komplikasi, seperti pneumonia.

Pneumonia yang membuat paru-paru membengkak memang salah satu kondisi langka yang bisa dipicu oleh virus apapun, termasuk virus corona Covid-19.

Kini dilansir dari The Sun, serangkaian penelitian menunjukkan varian Omicron yang diketahui hanya memicu gejala ringan, juga berisiko rendah menyebabkan rawat inap dibandingkan varian Delta, yakni sekitar 50 hingga 70 persen lebih rendah.

Artinya, Anda mungkin tidak terlalu berisiko mengembangkan penumonia akibat varian Omicron tersebut. Tapi, ada baiknya untuk mengenali tanda-tandanya.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay)

Suntikan booster vaksin Covid-19 pun diketahui cukup melindungi diri dari varian Omicron. Bahkan, para ahli kesehatan pun berulang kali mengatakan vaksinasi bisa membantu kita melewati pandemi virus corona.

Pneumonia mengacu pada pembengkakan jaringan di salah satu atau kedua paru-paru Anda. Saat Anda menderita pneumonia, alveolus yang merupakan kantung udara kecil tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida terisi cairan.

Kondisi ini mempengaruhi sekitar 8 dari 1.000 orang dewasa per tahun. Meskipun kondisi ini bisa mempengaruhi semua orang dari segala usia, kondisi ini akan lebih serius pada orang usia muda atau orang tua.

Sementara itu, Anda perlu memahami bahwa gejala pneumonia ini mirip dengan penyakit lain, seperti infeksi dada. Paru-aru Anda bisa berkembang atau membangkan dalam waktu 24 jam.

Tapi, perkembangan infeksi ini juga tergantung dengan usia penderitanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Bahaya Varian Omicron, Hati-hati Satu Orang Jatim Sudah Terpapar

Begini Bahaya Varian Omicron, Hati-hati Satu Orang Jatim Sudah Terpapar

Jatim | Selasa, 04 Januari 2022 | 13:48 WIB

Bisakah Varian Omicron Bertindak sebagai Vaksin Alami? Ini Kata Ahli!

Bisakah Varian Omicron Bertindak sebagai Vaksin Alami? Ini Kata Ahli!

Health | Selasa, 04 Januari 2022 | 13:15 WIB

Ketahui Gejala Flurona, Penyakit Gabungan Virus Corona dan Influenza!

Ketahui Gejala Flurona, Penyakit Gabungan Virus Corona dan Influenza!

Health | Selasa, 04 Januari 2022 | 12:22 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB