Inggris Temukan Kasus Flu Burung pada Manusia, Waspadai Penularannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 07 Januari 2022 | 08:03 WIB
Inggris Temukan Kasus Flu Burung pada Manusia, Waspadai Penularannya
Ilustrasi flu burung. [Dok.Antara]

Suara.com - Flu burung adalah jenis influenza menular yang menyebar di antara burung. Dalam kasus yang jarang terjadi, flu burung bisa mempengaruhi manusia.

Sebenarnya, penularan flu burung dari unggas ke manusia itu sangat jarang terjadi dan hanya terjadi beberapa kali di Inggris sebelumnya.

Ada 4 strain yang menyebabkan flu burung dan mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir, yakni H5N1 (sejak 1997), H7N9 (sejak 2013), H5N6 (sejak 2014) dan H5N8 (sejak 2016).

Kini, Badan Keamanan Kesehatan Inggris telah mengonfirmasi kasus jenis flu burung H5N1, yang diidentifikasi setelah Badan Kesehatan Hewan dan Tumbuhan menemukan jenis itu dalam kawanan burung mereka melalui pemantauan rutin.

Baru-baru ini, Inggris melihat sejumlah besar wabah dan insiden flu burung pada unggas yang disebabkan strain H5N1.

Ilustrasi flu burung. (Shutterstocks)
Ilustrasi flu burung. (Shutterstocks)

Orang yang terinfeksi flu burung ini tertular setelah kontak dekat dengan sejumlah besar unggas yang terinfeksi, yang disimpan di dalam dan di sekitar rumahnya selama periode waktu lama.

Semua unggas yang terinfeksi telah diaman dan semua orang yang kontak dekat, termasuk mereka yang mengunjungi tempat itu pun sedang dilacak.

Menurut UKHSA, tidak ada bukti penyebaran infeksi ke orang lain dan individu tersebut. Oleh karenanya, kondisi sementara ini masih baik-baik saja dan ia disarankan mengisolasi diri.

Menurutnya, sangat tidak mungkin akan semakin banyak orang yang terinfeksi flu burung. Jadi, kasus ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Flu burung menyebar melalui kontak dekat dengan unggas yang terinfeksi, baik sudah mati atau masih hidup. Kontak dekat ini bisa berupa menyentuh unggasnya, menyentuh kotorannya atau alas tidur hewannya atau membunuh unggasnya untuk diolah.

Anda tidak dapat tertular flu burung melalui makan unggas atau telurnya, bahkan di wilayah wabah flu burung.

Meskipun risiko flu burung bagi masyarakat umum sangat rendah, Profesor Isabel Oliver, Kepala Pejabat Ilmiah di Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan bahwa beberapa jenis flu burung memang berpotensi menyebar ke manusia.

"Saat ini tidak ada bukti bahwa strain yang terdeteksi di Inggris dapat menyebar dari orang ke orang, tetapi kami tahu bahwa virus berkembang sepanjang waktu dan kami terus memantau situasnya," kata Profesor Isabel Oliver dikutip dari Express.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Flu Burung Mewabah, Belanda Bakal Musnahkan 190 Ribu Ekor Ayam

Flu Burung Mewabah, Belanda Bakal Musnahkan 190 Ribu Ekor Ayam

Sumbar | Rabu, 05 Januari 2022 | 18:44 WIB

Terinfeksi Flu Burung, 190 Ribu Ayam di Belanda Bakal Dimusnahkan

Terinfeksi Flu Burung, 190 Ribu Ayam di Belanda Bakal Dimusnahkan

Jogja | Rabu, 05 Januari 2022 | 18:30 WIB

Ribuan Burung Bangau di Israel Mati Akibat Wabah Flu Burung

Ribuan Burung Bangau di Israel Mati Akibat Wabah Flu Burung

Foto | Senin, 03 Januari 2022 | 14:40 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB