Studi: Tes Antigen Tidak Mendeteksi Omicron di Awal Infeksi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 07 Januari 2022 | 17:00 WIB
Studi: Tes Antigen Tidak Mendeteksi Omicron di Awal Infeksi
Ilustrasi tes antigen [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sebuah studi baru yang terbit di database pracetak medRxiv pada Rabu (5/1/2022) menunjukkan bahwa tes antigen kemungkinan tidak efektif mendeteksi infeksi Covid-19 varian Omicron di hari-hari awal infeksi, bahkan jika pasien mengeluarkan virus dalam jumlah tinggi.

Dalam studi ini, peneliti mengamati 30 orang dari lima tempat kerja di New York dan California, yang semuanya dinyatakan positif Covid-19 pada Desember 2021 lalu.

Kantor mereka memberlakukan kebijakan bagi karyawan untuk menjalani tes antigen dan tes PCR. Para peserta menggunakan tes antigen bbott BinaxNOW dan Quidel QuickVue, yang sudah disetujui oleh BPOM AS (FDA).

Dari peserta, peneliti memperkirakan ada yang terinfeksi Omicron. Hal ini diketahui berdasarkan kekhasan genetik varian yang terdeteksi pada tes PCR.

Pada tes PCR, peserta terbukti positif Covid-19. Namun dalam tes antigen, hasil mereka negatif. Tidak sampai dua hari setelah tes PCR, salah satu tes antigen baru menunjukkan bahwa peserta positif.

Calon penumpang mengikuti rapid tes antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (22/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Calon penumpang mengikuti rapid tes antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (22/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Waktu rata-rata dari tes positif PCR pertama hingga antigen positif pertama adalah tiga hari," tulis peneliti dalam laporannya.

Melansir Live Science, studi baru ini membuktikan perbaruan baru dari FDA yang mengatakan bahwa tes antigen bisa mendeteksi Omicron tetapi sensivitasnya kurang.

Kemungkinan lain bahwa tes antigen lebih lama mendeteksi Omicron adalah karena tes ini digunakan di hidung, bukan tenggorokan atau mulut.

Sementara laporan awal menunjukkan bahwa Omicron dapat bereplikasi lebih cepat di mulut dan tenggorokan, daripada di hidung.

Peneliti menekankan bahwa bukan berarti tes tidak berguna. Tes antigen tetap bisa mendeteksi Omicron namun dalam waktu yang lebih lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Terpapar Omicron di Surabaya Masih Isolasi, Gejalanya Ringan

Pasien Terpapar Omicron di Surabaya Masih Isolasi, Gejalanya Ringan

Jatim | Jum'at, 07 Januari 2022 | 15:01 WIB

Heboh Kabar Ashanty Kena Omicron, Anisa Bahar Curiga Ada Endorse Lagi

Heboh Kabar Ashanty Kena Omicron, Anisa Bahar Curiga Ada Endorse Lagi

Entertainment | Jum'at, 07 Januari 2022 | 13:56 WIB

Kasus Omicron Meningkat, Puan Maharani Minta Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk

Kasus Omicron Meningkat, Puan Maharani Minta Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk

DPR | Jum'at, 07 Januari 2022 | 13:53 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB