Lansia di Inggris Tak Boleh DIberikan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 09 Januari 2022 | 20:50 WIB
Lansia di Inggris Tak Boleh DIberikan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Kenapa?
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Penasihat pemerintah Inggris telah merekomendasikan untuk tidak memberikan dosis keempat vasksin Covid-19 bagi kelompok usia di atas 80 tahun atau lansia

Data menunjukkan, suntikan ketiga sudah memberikan cukup kekebalan. Menurut data yang dihimpun oleh U.K. Health Security Agency, vaksin dosis ketiga bagi orang di atas 65 tahun, telah memberikan perlindungan di rawat inap sekitar 90 persen.

Untuk sementara, Pemerintah masih fokus memberikan dosis vaksin ketiga bagi semua kelompok untuk meningkatkan perlindungan, mengingat varian Omicron disebut lebih menular.

ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

“Data saat ini menunjukkan, dosis booster terus memberikan perlindungan tingkat tinggi terhadap penyakit parah, bahkan untuk kelompok usia yang paling rentan,” ungkap Prof. Wei Shen Lim, selaku ketua Komite Joint Commicttee On Vaccination And Immunization.

“Untuk alasannya, komite telah menyimpulkan tidak ada kebutuhan mendesak untuk memperkenalkan dosis booster kedua, meski ini akan terus ditinjau,” ungkapnya melansir Medical Express.

Saat ini Inggris menawarkan suntikan booster kepada kelompok orang dewasa di seluruh negeri. Setelah dilakukannya penelitian, dosis kedua disebut tidak cukup untuk melindungi individu dari varian Omicron.

Di samping vaksinasi, jumlah orang di Inggris yang dirawat dengan Covid-19 terus naik menjadi 18.454 pada Kamis (6/1/2022). Angka tersebut naik dua kali lipat, dibanding angka kejadian pada dua minggu sebelumnya.

Atas peningkatan kasus Covid-19 dan ketidakhadiran staf di rumah sakit, membuat Inggris mendorong militer untuk memberikan bantuan kepada dokter dan juga para perawat.

Menurut NHS England melaporkan, lebih dari 39.000 anggora staf rumah sakit tidak bekerja dikarenakan Covid-19 pada 2 Januari lalu. Tentunya, angka ini naik menjadi 59 persen dari minggu sebelumnya.

baca juga

Lewat publikasi National Health Service mengatakan, ketidakhadiran staf di seluruh layanan rumah sakit nasional mulai dari  layanan kesehatan mental dan area lainnya, dilaporkan telah mencapai 120.000 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suntik Vaksin Covid-19 Perpanjang Siklus Menstruasi, Ini Temuan Peneliti!

Suntik Vaksin Covid-19 Perpanjang Siklus Menstruasi, Ini Temuan Peneliti!

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 14:03 WIB

4.470 Dosis Vaksin AstraZeneca di Kulon Progo Kedaluwarsa Bulan Ini, Begini Upaya Gugas

4.470 Dosis Vaksin AstraZeneca di Kulon Progo Kedaluwarsa Bulan Ini, Begini Upaya Gugas

Jogja | Minggu, 09 Januari 2022 | 12:34 WIB

Sebelum Terima Booster, Masyarakat Diimbau Lengkapi Vaksin COVID-19

Sebelum Terima Booster, Masyarakat Diimbau Lengkapi Vaksin COVID-19

Jawa Tengah | Minggu, 09 Januari 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:51 WIB

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×