Inggris Diprediksi Tetap Dirundung Wabah Covid-19 Sampai 5 Tahun ke Depan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 10 Januari 2022 | 12:15 WIB
Inggris Diprediksi Tetap Dirundung Wabah Covid-19 Sampai 5 Tahun ke Depan
Ilustrasi Pandemi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Inggris diperkirakan akan tetap dilanda wabah Covid-19 hingga lima tahun ke depan. Prediksi itu disampaikan Menteri Pendidikan Inggris, Nadhim Zahawi.

Zahawi mengatakan negaranya masih mengalami masa transisi virus corona dari pandemi ke endemik. Artinya, orang-orang harus dapat hidup dengan tingkat normalitas baru yang lebih besar dibanding selama dua tahun terakhir.

Berbicara kepada The Sunday Times, menurut Zahawi, gelombang kasus omicron saat ini menjadi tantangan besar dalam pengendalian wabah virus corona penyebab sakit Covid-19.

Meski begitu, ia yakin Inggris akan segera dapat menyebarkan vaksin polivalen dan multivalen yang dapat melindungi dari varian baru Covid-19

"Virus akan bersama kita mungkin selama lima atau enam tahun lebih lama dan kita akan terus menemukan varian. Tetapi vaksin akan menjadi lebih baik dan kita akan memiliki vaksin polivalen dan multivalen pada tahun depan," ujarnya, dikutip dari Metro.

Para ilmuwan sebelumnya mengatakan munculnya varian omicron dengan gejala lebih ringan sebenarnya telah membantu percepatan menuju endemik Covid-19.

Akan tetapi, infeksi Covid-19 di Inggris telah melewati puncak gelombang kasus terbaru dengan laporan hampir 150 ribu dalam sehari.

Mantan kepala satuan tugas vaksin Inggris Dr Clive Dix mengevaluasi besar-besaran strategi Inggris dalam melawan Covid-19.

Aturan penguncian wilayah dan program vaksinasi massal yang dilakukan selama dua tahun pandemi harus digantikan dengan hidup bersama 'kenormalan baru'.

baca juga

"Vaksinasi berbasis populasi massal di Inggris harus diakhiri. Kita harus mempertimbangkan ketika kita mempelajari pengujian dan membiarkan individu mengisolasi ketika mereka tidak sehat dan kembali bekerja ketika sudah merasa siap. Itu cara yang sama yang kita lakukan saat musim influenza yang buruk," paparnya.

Usulan dokter Dix mendapat dukungan dari Zahawi. Aturan isolasi mandiri juga dinilai dapat bantu mengurangi beban tenaga kesehatan yang sudah kekurangan staf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Sebut Ada Kelompok yang Manfaatkan Pandemi untuk Diskreditkan Pemerintah

Megawati Sebut Ada Kelompok yang Manfaatkan Pandemi untuk Diskreditkan Pemerintah

News | Senin, 10 Januari 2022 | 11:58 WIB

Seorang Pria di Jakarta Positif Omicron Usai Perjalanan Dari Liberia

Seorang Pria di Jakarta Positif Omicron Usai Perjalanan Dari Liberia

Jakarta | Senin, 10 Januari 2022 | 11:48 WIB

Ahli Siprus Temukan 25 Kasus Deltacron, Virus Gabungan Varian Omicron dan Delta!

Ahli Siprus Temukan 25 Kasus Deltacron, Virus Gabungan Varian Omicron dan Delta!

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 11:54 WIB

Ashanty Positif Covid-19 Sepulang dari Turki, Begini Reaksi Krisdayanti

Ashanty Positif Covid-19 Sepulang dari Turki, Begini Reaksi Krisdayanti

Riau | Senin, 10 Januari 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpang di Bawah Kasur

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpang di Bawah Kasur

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:05 WIB

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Sport | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Jawa Tengah | Senin, 20 Juli 2026 | 18:59 WIB

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:54 WIB

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:51 WIB

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:50 WIB

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:46 WIB

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 18:45 WIB

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:44 WIB

×