Kulit dan Mata Kuning, Waspadai Efek Samping Obat Parasetamol!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 10 Januari 2022 | 16:42 WIB
Kulit dan Mata Kuning, Waspadai Efek Samping Obat Parasetamol!
Ilustrasi obat parasetamol. (Pixabay)

Suara.com - Parasetamol adalah obat penghilang rasa sakit yang cukup umum dikonsumsi dan dijual bebas. Tapi, obat minum obat parasetamol juga bisa menyebabkan efek samping.

Salah satu efek samping dari konsumsi obat parasetamol terlihat pada kulit Anda, yang menandakan Anda harus berhenti mengonsumsi obat tersebut.

Menurut NHS dilansir dari Express, sebenarnya obat parasetamol jarang menyebabkan efek samping selama Anda mengonsumsi dalam dosis yang tepat.

Sejauh ini, layanan kesehatan merekomendasikan semua orang cukup mengonsumsi obat parasetamol 500 mg.

Tapi, parasetamol tetap memicu efek samping, seperti obat-obatan lainnya. Salah satu efek sampingnya adalah kulit menguning yang menandakan Anda harus berhenti minum parasetamol.

Ilustrasi obat. (Unsplash)
Ilustrasi obat parasetamol. (Unsplash)

Efek samping dari minum parasetamol ini juga disebut sebagai penyakit kuning. Kondisi ini juga bisa terlihat pada bagian mata yang menguning.

Jika Anda merasa mengalami penyakit kuning, Anda harus segera mencari bantuan medis. Adapun tanda-tanda penyakit kuning lainnya, termasuk:

  1. Kulit gatal
  2. Warna urine yang lebih gelap
  3. Kotoran berwarna tanah liat

Semua gejala ini bisa terjadi akibat keracunan parasetamol. Keracunan parasetamol bisa menyebabkan gagal hati akut yang bisa mengubah warna kulit dan mata menjadi kuning.

Penyakit kuning terjadi ketika ada terlalu banyak bilirubin dalam sistem Anda. Bilirubin adalah pigmen kekuningan yang dihasilkan oleh pemecahan sel darah merah di hati.

Dalam keadaan normal, hati Anda membuang bilirubin bersama dengan sel darah merah tua. Karena pigmen ini berwarna kuning, terlalu banyak pigmen ini tidak hanya menyebabkan kulit berwarna kuning tetapi juga putih mata yang menguning.

Namun, mata dan kulit yang menguning bukanlah efek samping umum parasetamol. Anda bisa mengetahui efek samping parasetamol dengan membaca brosur obat tersebut.

NHS menyarankan semua orang untuk konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi parasetamol, bila khawatir dengan efek sampingnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Efek Samping Virus Corona Covid-19 Ini Memburuk Seiring Bertambahnya Usia

Studi: Efek Samping Virus Corona Covid-19 Ini Memburuk Seiring Bertambahnya Usia

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 09:20 WIB

Studi: Vaksin Pfizer Aman Digunakan untuk Anak-Anak Usia 5 hingga 11 Tahun

Studi: Vaksin Pfizer Aman Digunakan untuk Anak-Anak Usia 5 hingga 11 Tahun

Health | Jum'at, 31 Desember 2021 | 18:42 WIB

Usai Divaksinasi, Jangan Berikan Parasetamol Jika Anak Alami Kondisi Ini

Usai Divaksinasi, Jangan Berikan Parasetamol Jika Anak Alami Kondisi Ini

Health | Sabtu, 25 Desember 2021 | 13:33 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB