Abaikan Mandat Perusahaan, Nike Pecat Pekerjanya yang Tolak Divaksinasi Covid-19 Lewat Email

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 14 Januari 2022 | 15:33 WIB
Abaikan Mandat Perusahaan, Nike Pecat Pekerjanya yang Tolak Divaksinasi Covid-19 Lewat Email
Logo Nike. (Shutterstock)

Suara.com - Brand olahraga dunia Nike dilaporkan akan memecat beberapa pekerjanya Oregon Amerika Serikat, yang belum dan tidak mau melakukan vaksinasi Covid-19 dalam beberapa hari ke depan.

Menurut situs berita Oregon Live, Nike telah mengirim email ke pekerja yang dimaksud, dan memberi tahu bahwa mereka akan dipecat pada hari Sabtu karena gagal mendapatkan vaksinasi tepat waktu.

"Anda gagal menyelesaikan proses verifikasi dan catatan kami menunjukkan bahwa Anda tidak memiliki persetujuan (pengecualian). Akibatnya, Anda tidak mematuhi kebijakan dan pekerjaan Anda dijadwalkan akan dihentikan pada hari Sabtu, 15 Januari 2022 ," tulis merk olahraga itu dalam email kepada staf, menurut Oregon Live.

Dilansir Insider, dua karyawan yang terkena pemecatan tersebut mengatakan kepada Oregon Life bahwa beberapa pekerja menolak untuk divaksinasi karena keberatan dengan mandat perusahaan. Sementara yang lain melakukannya karena alasan agama.

Nike memperkenalkan mandat vaksinnya pada bulan Oktober, yang mewajibkan semua pekerja perusahaan untuk divaksinasi sepenuhnya sebagai persiapan untuk pembukaan kembali kantornya pada bulan Januari.

Bulan lalu, ia menunda pembukaan kembali kantor perusahaannya karena meningkatnya kasus Covid-19 di AS.

"Varian Omicron memang sangat menular, dengan lebih banyak data dan waktu yang dibutuhkan untuk menentukan dampak apa yang akan dimiliki Omicron pada sistem kesehatan masyarakat kita," Monique Matheson, kepala sumber daya manusia Nike, menulis dalam email kepada karyawan saat itu.

"Para ahli memperkirakan tingkat kasus melonjak dalam beberapa minggu mendatang, yang bertepatan dengan rencana kami kembali ke tempat kerja kami," tambahnya.

Nike adalah salah satu dari sekelompok perusahaan swasta yang secara independen memilih untuk memperkenalkan mandat vaksin bagi para pekerja.

Perusahaan lain dengan lebih dari 100 karyawan juga diminta untuk melakukannya di kemudia hari, jika mandat vaksin atau tes administrasi Biden mulai berlaku.

Menurut Oregon Live, Columbia Sportswear, yang berkantor pusat di Oregon, juga berencana memecat karyawan perusahaan yang tidak divaksinasi bulan depan.

Perusahaan tidak mengungkapkan berapa banyak orang yang akan kehilangan pekerjaan mereka, tetapi menyatakan bahwa jumlahnya cukup kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Universitas Aisyiyah Yogyakarta Ikut Berperan Tangani Pandemi Covid-19 dengan Gelar 6500 Vaksinasi

Universitas Aisyiyah Yogyakarta Ikut Berperan Tangani Pandemi Covid-19 dengan Gelar 6500 Vaksinasi

Your Say | Jum'at, 14 Januari 2022 | 15:08 WIB

31 Daerah di Sumut Penuhi Kriteria Gelar Vaksinasi Booster

31 Daerah di Sumut Penuhi Kriteria Gelar Vaksinasi Booster

Sumut | Jum'at, 14 Januari 2022 | 13:35 WIB

Wajib Tahu, Begini Cara Cek Vaksinasi Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Wajib Tahu, Begini Cara Cek Vaksinasi Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Sumbar | Jum'at, 14 Januari 2022 | 13:15 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB