Mencuci Hidung Dengan Nose Sanitizer Mampu Bunuh Virus Corona, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 14 Januari 2022 | 22:55 WIB
Mencuci Hidung Dengan Nose Sanitizer Mampu Bunuh Virus Corona, Benarkah?
Ilustrasi mencuci hidung demi terhindar dari virus Corona. (Shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi Covid-19 kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan semakin meningkat. Bukan hanya rajin mencuci tangan, tapi beberapa juga ada yang kerap melakukan pembersihan hidung atau saluran pernapasan.

Salah satunya dengan menggunakan nose sanitizer. Beberapa menganggap bahwa nose sanitizer bisa membunuh virus. Tapi benarkah hal tersebut? 

Penggunaan nose sanitizer, dianggap para pakar kesehatan di dunia menjadi penting karena virus atau partikel lain terhirup masuk melalui hidung. Kemudian akan menyebar keseluruh tubuh bersamaan dengan penyaluran oksigen ke melalui pembuluh darah.

Pakar Kesehatan yang juga menjadi Menteri Kesehatan Indonesia pada kabinet gotong royong Ddr Achmad Sujudi, meyampaikan virus dapat lolos dari masker. Sebagai penguat dari prokes, nose sanitizer memiliki peran untuk mencegah virus masuk menuju paru-paru.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

"Untuk mewujudkan hal tersebut kita harus mengetahui mekanisme penularannya termasuk pintu masuk virus tersebut ke badan kita. “Port d'entre” yang tidak lain adalah hidung, mulut dan mata, terutama hidung yang merupakan saluran utama pernapasan kita, ujar Sujudi.

Upaya membersihkan rongga hidung, mematikan virus yang akan masuk ke saluran pernafasan harus dilakukan dengan benar, banyak yangg melakukan tidak sesuai ketentuan Kesehatan.

Pemakaian uap air yang dihisap, dengan suhu uap air sekitar 60- 80 derajat Celcius, dapat berpengaruh terhadap paru-paru yang menyebabkan “oedema paru”

. Selain itu ada produk farmasi, yang berbentuk nose sanitizer yang dalam penelitiannya dapat mengurangi viral load bagi penderita Covid dengan gejala ringan dan bisa memberikan efek pencegahan” pungkas Dr Achmad Sujudi, mantan Menteri Kesehatan Indonesia.

Salah satu nose sanitizer yang diketahui bisa membunuh virus dalam hitungan menit, yaitu Enovid dikembangkan oleh SaNotize Canada, membunuh virus Covid -19 hingga 99,9%.

"Nose sanitizer yang dikembangkan ini sudah terbukti tidak hanya sebagai pencegah virus penyebab Covid-19, tetapi juga membunuh virus Covid-19 ini dengan cepat," ucap Dr. Gilly Regev, CEO dan pendiri SaNotize.

Lebih jauh Gily Regev  pemakaian nose sanitizer ini sangat penting dalam membantu masyarakat melewati pandemic saat ini karena bisa untuk mencegahan terpapar virus Covid-19 dari berbagai varian dan membantu pasien Covid-19 untuk cepat membunuh virus Covid-19 dan dapat bernafas lebih lega dan leluasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi WHO: Bulan Maret Setengah Warga Eropa Terinfeksi Omicron

Prediksi WHO: Bulan Maret Setengah Warga Eropa Terinfeksi Omicron

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 17:15 WIB

Umum Terjadi, Ini Saran Dokter Kepada Kaum Adam yang Mengalami Penis Menyusut Setelah Terinfeksi Covid-19

Umum Terjadi, Ini Saran Dokter Kepada Kaum Adam yang Mengalami Penis Menyusut Setelah Terinfeksi Covid-19

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:10 WIB

Ilmuwan Asal New York Menemukan Dua Senyawa Dalam Ganja yang Dapat Mencegah Covid-19

Ilmuwan Asal New York Menemukan Dua Senyawa Dalam Ganja yang Dapat Mencegah Covid-19

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB