Inggris Sarankan Warganya Pakai Masker FFP2, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 16 Januari 2022 | 15:25 WIB
Inggris Sarankan Warganya Pakai Masker FFP2, Ini Alasannya!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, masker. (Pixabay)

Suara.com - Di tengah munculnya varian baru virus corona, pemerintah Inggris menyarankan semua penduduknya memakai masker FFP2 atau di atasnya yang mampu menyaring partikel virus corona Covid-19.

Penelitian menunjukkan bahwa memakai masker N95 dan KN95 mampu menyaring setidaknya 94 persen partikel aerosol virus corona Covid-19.

Pemakaian masker jenis ini akan lebih efektif melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus corona Covid-19 dan variannya.

Dr Quinton Fivelman, Chief Scientific Officer di London Medical Laboratory, spesialis pengujian klinis independen, mengatakan semua orang tidak boleh melupakan fungsi utama pemakaian masker di tengah kasus virus corona.

Salah satu bahaya tidak memakai masker adalah kehilangan terinfeksi atau menularkan virus corona Covid-19 ke orang lain.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Dalam hal ini, masker FFP sangat disarankan karena dianggap canggih dengan katup terpasang di bagian depan.

Dr Fivelman menjelaskan bahwa virus corona Covid-19 seharusnya tidak menyebar luas dengan pemakaian masker jenis tersebut.

"Efektivitas masker jenis ini berlawanan dengan masker kain, yang mana pemakaian masker kain mungkin hanya melindungi diri sendiri, tetapi tidak dengan orang lain," kata Dr Fivelman dikutip dari Express.

Beberapa orang mungkin akan merasa kesulitan bernapas ketika menggunakan masker FFP yang tingkat filtrasinya tinggi. Karena, katup dalam masker ini bertujuan menyaring udara yang masuk tetapi tidak sebanyak yang udara yang keluar.

Karena itulah, pemakai masker FFP mungkin akan lebih mudah merasa pengap. Tetapi, ada pula masker FFP2 dengan model non-katup.

Dr Fivelman hanya membujuk orang-orang untuk memakai masker FFP2, bukan memaksanya. Sebab, pemakaian masker memang perlu ditingkatkan demi melindungi diri sendiri dan orang di sekitar.

"Ada pula sebuah bukti yang menunjukkan masker jenis ini pun bisa dipakai berulang kali dalam rotasi 7 hari. Artinya, penggunaannya akan mengurangi kerusakan lingkungan dari sampah plastik," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Virus Corona Covid-19, Ukuran Penis Pria Ini Mengecil!

Gara-gara Virus Corona Covid-19, Ukuran Penis Pria Ini Mengecil!

Health | Minggu, 16 Januari 2022 | 14:29 WIB

Ahli: Varian Omicron Terbukti Bisa Bertindak sebagai Vaksin Covid-19 Alami

Ahli: Varian Omicron Terbukti Bisa Bertindak sebagai Vaksin Covid-19 Alami

Health | Minggu, 16 Januari 2022 | 14:00 WIB

Vitamin D Cukup Bisa Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!

Vitamin D Cukup Bisa Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!

Health | Minggu, 16 Januari 2022 | 13:15 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB